<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes" ?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom">

	<title>CSUI01 Blog Aggregator</title>
	<link rel="self" href="http://csui01.org/atom.xml"/>
	<link href="http://csui01.org/"/>
	<id>http://csui01.org/atom.xml</id>
	<updated>2008-11-21T11:03:41+00:00</updated>
	<generator uri="http://www.planetplanet.org/">Planet/2.0 +http://www.planetplanet.org</generator>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Finally launching ArusMedia.com</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/rajasa/~3/460472426/"/>
		<id>http://rajasa.com/blog/?p=370</id>
		<updated>2008-11-21T07:32:52+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2008/11/arusmedia_logo_kecil.png&quot; /&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akhirnya &lt;a href=&quot;http://arusmedia.com&quot;&gt;ArusMedia&lt;/a&gt; diluncurkan juga, sudah sibuk &lt;em&gt;planning&lt;/em&gt; dan mempersiapkan banyak hal untuk akhirnya bisa &lt;em&gt;launch&lt;/em&gt;! Tapi senang sekali rasanya melihat &lt;em&gt;another one of my baby booms! Let&amp;#8217;s see how far this one can take me&lt;/em&gt; &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif&quot; alt=&quot;:D&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span id=&quot;more-370&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Inspirasi terbesar kami sepertinya adalah &lt;a href=&quot;http://envato.com&quot;&gt;Envato&lt;/a&gt;, iri sekali kenapa mereka bisa membangun blog networking dengan suksesnya dan di indonesia sendiri belum ada. Bagusnya, iri tersebut bisa menghasilkan produk kita sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat ini ArusMedia terdiri atas &lt;a href=&quot;http://makemac.com&quot;&gt;MakeMac&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://twentea.com&quot;&gt;Twentea&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://ruangfreelance.com&quot;&gt;Ruangfreelance&lt;/a&gt;. Untuk kedepannya kami akan terus menambah keluarga kami dan menjadi &lt;em&gt;one big happy family&lt;/em&gt;.  Kolaborasi Jakarta-Bandung ini diprakarsai oleh Kuswanto, Anggi Krisna, Felix Widjaja, Hendrik Ng, Agus dan tentu saja saya sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Arus Media itu sendiri apa si? I&amp;#8217;ll just directly quote from the site:&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;ArusMedia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang e-bisnis. Saat ini fokus terbesar kami adalah pada situs opini berbentuk blog yang mempunyai pasar yang sangat khusus. Blog-blog kami menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, karena pasar terbesar kami di tanah air. ArusMedia didirikan pada tanggal 25 Oktober 2008, dengan berdasarkan inisiatif, kesamaan visi dan misi dari para ke-enam pendirinya. Kami mengawalinya dengan MakeMac, Ruang Freelance dan Twentea. Ketiga blog tersebut, semuanya menitik-beratkan pada opini. Dengan pemikiran yang inovatif, kami berdedikasi untuk selalu memberikan yang terbaik kepada para pembaca dan pengguna layanan kami.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;Menarik? &lt;em&gt;Let us know&lt;/em&gt; menurut kalian prospek bisnis seperti ini apakah akan berhasil di Indonesia atau tidak. &lt;em&gt;Would love to hear all your opinions&lt;/em&gt;!&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Aria</name>
			<uri>http://rajasa.com/blog</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Aria Rajasa's Blog</title>
			<subtitle type="html">Thoughts about web design, remote working, life, and things that more or less move :P</subtitle>
			<link rel="self" href="http://rajasa.com/blog/?feed=rss2"/>
			<id>http://rajasa.com/blog/?feed=rss2</id>
			<updated>2008-11-21T08:02:12+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">gmail-terminal</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/21/gmail-new-themes/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=264</id>
		<updated>2008-11-21T00:09:00+00:00</updated>
		<content type="html">Check your Gmail account now! They did great with the new themes. I chose &amp;#8220;Terminal&amp;#8221; and still waiting for &amp;#8220;wake up Neo&amp;#8230;&amp;#8221; command text on my screen  
&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Gmail New Themes</title>
		<link href="http://hendra.birumerah.com/web-tech/google/gmail-new-themes/"/>
		<id>http://hendra.birumerah.com/?p=228</id>
		<updated>2008-11-20T14:56:34+00:00</updated>
		<content type="html">Hari ini ada yang istimewa di tampilan gmail :D.
Ternyata sekarang kita sudah bisa memilih themes pada account gmail, caranya Pilih Setting -&gt; themes , dan selanjutnya pilih themes yang anda suka :).
Berikut screenshot themes ninja yang saya pergunakan

notes: belum semua account gmail mendapatkan feature ini. Themes memiliki efek yang dapat berubah sesuai dengan waktu  [...]</content>
		<author>
			<name>Hendra</name>
			<uri>http://hendra.birumerah.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Personal Affair</title>
			<subtitle type="html">Christiono Personal Website</subtitle>
			<link rel="self" href="http://hendra.birumerah.com/?feed=rss2"/>
			<id>http://hendra.birumerah.com/?feed=rss2</id>
			<updated>2008-11-20T16:02:05+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Ustadz Rahmat Abdullah versi Ust. Ahmad Sarwat</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/ZidniAgni/~3/459219574/ustadz-rahmat-abdullah-versi-ust-ahmad.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747.post-4100898523950111622</id>
		<updated>2008-11-20T05:48:00+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Saya mengenal almarhum Ustadz Rahmat Abdullah tidak sebagaimana umumnya orang kebanyakan mengenal beliau. Saya mengenal beliau bukan hanya sebagai ustadz, tapi juga sebagai teman, kakak, guru dan juga sebagai tetangga satu kampung. Dulu namanya masih kampung, kampung Pedurenan Masjid. Kini nama yang lebih tersohor adalah Kuningan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya ingat sekali dahulu beliau pernah menulis puisi berjudul 'Pedurenan Nan Jelita'. Isinya tentang perasaan miris beliau atas pembangunan pisik yang menggusur perkampungan Islam.  Lalu tempat itu berubah jadi hutan beton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang beliau khawatirkan di puisinya itu memang sebagiannya menjadi kenyataan. Setidaknya rumah beliau dulu tinggal yang tentunya juga rumah orang tua beliau, kini sudah rata dengan tanah dan sudah jadi gedung bertingkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian juga dengan mushalla An-Ni'mah sebagai salah satu mushalla tempat dulu kami mengaji, kini sudah rata dengan tanah dan jadi gedung bertingkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun madrasah Daarul-Uluum yang disebut-sebut dalam film Sang Murobbi, tempat dimana beliau pernah mengadakan pengajian remaja masjid, masih berdiri tegak. Dan di madrasah Daarul-Uluum itulah kini saya tinggal sejak kami sekeluarga pulang dari Cairo. Waktu itu usia saya masih 2-3 tahun. Ya, pedurenan saat itu adalah sebuah kampung betawi yang lekat dengan nilai-nilai keislaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang saya meneruskan Madrasah Daarul-Uluum yang sudah berdiri dari tahun 1976. Di Madrasah itulah dahulu Ustadz Rahmat Abdullah diangkat menjadi mengajar pengajian tiap malam Senin. Dan di samping madrasah ada masjid, dimana almarhum ayah saya adalah ketua Takmir masjid di depan rumah saya, dan almarhum Ustadz Rahmat adalah ketua remaja masjidnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Remaja masjidnya bernama Pemuda Raudhatul Falah, disingkat PARAF. Karena nama masjid di depan rumah saya itu memang bernama Masjid Raudhatul Falah. Masjid Raudhatul Falah dan madrasah Daarul-Uluum, keduanya masih berdiri sampai hari ini. Sesungguhnya di kedua tempat itulah awal mula debut sang Murobbi kita yang satu ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai putera pemilik madrasah dan juga putera Ketua Takmir Masjid, tentu saya kenal Ustadz Rahmat bukan hanya sekilas, tapi memang kami dahulu tiap malam 'nongkrong' bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang kami kenal, beliau bukan sekedar sosok ustadz, tetapi juga seorang seniman. Saya pernah main teater dimana beliau jadi penulis naskah sekaligus sutradara. Malam-malam kami latihan teater di lapangan luas, sambil lari-lari memutari lapangan dan latihan vokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya masih ingat dahulu saya mendapat peran sebagai Abu Mihjan, seorang shahabat yang mati syahid, dalam lakon Darah Para Syuhada. Naskah langsung ditulis oleh beliau, yang pada akhirnya saya ketahui merupakan terjemahan dari naskah asli berbahasa Arab karya Dr. Yusuf Al-Qaradawi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usia saya waktu masih belia, masih SMP dan kemudian masuk ke SMA. Pengajian halaqoh yang beliau selenggarakan dimana saya ikut di dalamnya, adalah format pengajian setelah remaja masjid kami dibubarkan oleh pihak pemerintah, karena dianggap merongrong Pancasila dan penguasa. Maklumlah, itu terjadi tahun 80-an, dimana penguasa sangat represif terhadap umat Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Almarhum Ustadz Rahmat menjadi murobbi saya sejak masih SMP, lanjut ke SMA bahkan sampai saya kuliah. Kami mengaji kepada beliau bukan seminggu sekali, tapi tiap malam. Formalnya 3 kali dalam seminggu, yaitu malam Senin, malam rabu khusus bahasa Arab dan hari Ahad pagi khusus para naqib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Materi 'panah-panah beracun' saya kenal pertama kali dari beliau. Demikian juga buku kecil Al-Ma'tusrat dan tafsir Fi Dzhilalil Quran. Ustadz Rahmat sebenarnya lebih merupakan seorang otodidak, karena bahkan jenjang madrasah 'aliyah pun tidak sempat lulus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya beliau punya guru yang banyak, bukan hanya satu orang. Beliau adalah santri di perguruan Asy-Syafi'iyah Bali Matraman. Beliau adalah santri kesayangan kiyai Abdullah Syafi'i, ulama betawi kondang yang legendaris itu. Sayang karena masalah finansial, beliau urung diberangkatkan ke Mesir, negeri impian beliau untuk meneruskan menuntut ilmu. Beda nasib dengan senior beliau, Ustadz Bakir Said yang juga santri kesayangan kiyai Abdullah Syafi'i dan berhasil sampai ke Mesir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi semangat belajar almarhum tidak surut. Beliau banyak membaca, apalagi kemampuan bahasa arab beliau lumayan, banyak buku berbahasa arab yang beliau lahap. Teman-temannya dari Mesir juga rajin mengirimi kitab, termasuk kitab-kitab harakah Ikhwanul Muslimin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lepas dari keustadzannya, almarhum saya kenal juga sebagai pemuda yang awalnya dulu juga masih merokok. Kalau tidak salah, rokoknya Marlboro. Wah jadi buka kartu nih. Tapi setelah itu beliau sama sekali meninggalkan rokok, dan melarang murid-muridnya merokok. Tapi tidak semua kami patuh, ada juga yang bandel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau ustadz tidak ada, beberapa dari kami ada yang dengan santainya merokok. Eh, tiba-tiba ustadz datang, maka rokok-rokok itu dibuang, takut ketahuan. Tapi ada satu teman yang waktu itu tidak sempat membuang rokok, entah kaget entah bingung, rokok masih menyala dimasukkan kantong. kontan dia melompat-lompat kepanasan. Yah, ketahuan juga akhirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya mengenal beliau saat beliau masih bujangan. Saat itu saya tahu beliau sedang dalam proses berkenalan dengan salah satu murid beliau yang saya juga kenal langsung. Walau akhirnya beliau tidak jadi menikahinya dan menikahi murid beliau yang lain. Tapi kenangan itu masih jelas dalam ingatan saya. Yang menarik, di hari walimah pun, beliau tetap ceramah berpidato di hadapan hadirin tamu undangan. Hihihi, pengantin kok ceramah. Lucu juga ya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oh ya, beliau terkenal kalau ceramah tidak bisa sebentar. Bahasa yang beliau pakai pun juga bahasa langit. Jadi sebenarnya buat kami saat itu, tidak semua yang beliau ceramahkan, bisa kami pahami dengan mudah. Sebagiannya merupakan bahasa perlambang, yang selesai pengajian, kita diskusi lagi membahas apa yang tadi beliau maksudkan. Lucu juga ya, ngaji kok nggak paham.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang konyol tapi lucu, kalau beliau Khutbah Jumat. Lamaaaa dan panjaaang. Sebagian jamaah yang tidak kenal beliau kadang suka marah-marah. Sampai akhirnya saat doa dibacakan, mereka pun mengucapkan 'amin' dengan sekeras-kerasnya. Mungkin kesel kali ya, khutbah kok lama banget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi ya itulah ustadz Rahmat Abdullah. Sosok yang kini jadi legenda. Sepanjang yang saya ketahui, beliau tidak sampai mengaji dalam arti halaqoh dengan ustadz Hilmi. Karena Ustadz Rahmat sudah jadi ustadz kondang saat Ustadz Himi baru pulang dari Saudi Arabia. Dan meski secara formal beliau tidak duduk di bangku kuliah dan juga tidak pernah tinggal di Arab, namun beliau baca buku cukup banyak. Ilmunya luas dan boleh diadu dengan para sarjana dari timur tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu Ustadz Rahmat berinteraksi dengan Ustadz Hilmi dalam kancah harakah Islamiyah. Namun posisinya tidak sebagai murobbi dan mad'u. Sebab boleh dibilang, muridnya ustadz Rahmat lebih banyak dari muridnya Ustadz Hilmi saat awal mulanya. Namun keduanya kemudian aktif dalam kancah tarbiyah, dan membina umat lewat berbagai macam halaqah dan daurah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelebihan Ustadz Rahmat dari semua murobbi lainnya adalah beliau seorang yang menguasai ilmu-ilmu keislaman secara baik, walau lewat jalur pesantren tradisonal. Beliau belajar ilmu tafsir, ilmu hadits, ilmu ushul fiqh, ilmu fiqih dan seterusnya. Sementara para murobbi yang lain cuma bermodal materi panah-panah saja dan semangat 45-nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika beliau mulai membina dengan sistem halaqoh, beliau sudah punya murid dimana-mana. Sebaliknya, ustadz-ustadz yang baru pulang dari timur tengah belum punya murid. Lagian, gaya halaqoh di Arab sana sangat beda dengan gaya halaqah di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Arab, murabbinya memang para masyaikh, semua anggota halaqah adalah mahasiwa yang melek huruf Arab. Jadi modelnya mereka baca kitab tertentu. Saya tahu gaya itu karena saya pernah diikutkan dengan halaqah khas gaya Arab. Menarik memang dan jauh lebih ilmmiyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara para murabbi di negeri kita, tidak bisa bahasa arab dan mereka bukan pembaca buku yang baik. Maka ustadz Hilmi membuat materi panah-panah itu, yang kemudian saya sadari bahwa semua itu adalah materi aqidah dan fiqhuddakwah. Tidak ada materi ulumul Islam seperti Fiqih, Ushul, Tafsir, Hadits dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dari &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/warnaislam.com&quot;&gt;warnaislam.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Zidni</name>
			<email>zidni101@gmail.com</email>
			<uri>http://zidni.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Internet and I</title>
			<subtitle type="html">The Stories about Internet and Inspirational Things from Billing Engineer</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/zidniagni"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747</id>
			<updated>2008-11-21T11:01:17+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Iklan Sindiran Operator</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/ZidniAgni/~3/459219575/iklan-sindiran-operator.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747.post-8902161050522962950</id>
		<updated>2008-11-20T05:01:00+00:00</updated>
		<content type="html">Telkomsel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/__8_t-74BlVw/SSTyLbgz0qI/AAAAAAAAAXk/XHwg5SQ8-9c/s1600-h/tarif.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/__8_t-74BlVw/SSTyLbgz0qI/AAAAAAAAAXk/XHwg5SQ8-9c/s320/tarif.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5270603742108177058&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepi&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/__8_t-74BlVw/SSTzAp7VBrI/AAAAAAAAAXs/HZAbwDIwK6E/s1600-h/hepi.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/__8_t-74BlVw/SSTzAp7VBrI/AAAAAAAAAXs/HZAbwDIwK6E/s400/hepi.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5270604656510568114&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;</content>
		<author>
			<name>Zidni</name>
			<email>zidni101@gmail.com</email>
			<uri>http://zidni.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Internet and I</title>
			<subtitle type="html">The Stories about Internet and Inspirational Things from Billing Engineer</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/zidniagni"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747</id>
			<updated>2008-11-21T11:01:17+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">20-11-08_0847</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/20/civic-sir-eg6-honda-access-license-plate/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=262</id>
		<updated>2008-11-20T04:50:16+00:00</updated>
		<content type="html">JDM stuff untuk de dJeWer bertambah lagi. Kali ini part JDM yang ditambahkan adalah Honda Access license plate. Saya beli dari salah satu JDM freak dengan nick &amp;#8216;unlimited&amp;#8216; di modifikasi.com dengan harga cukup murah, hanya IDR 200,000 untuk plate depan dan belakang.
Penambahan license plate produksi Honda Access ini saya lakukan karena sewaktu membeli de dJeWer [...]</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Mobil Dijual - Mazda 323 Interplay</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/mobil-dijual-mazda-323-interplay.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-891120121929752301</id>
		<updated>2008-11-19T06:06:21+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSIUb4X4F-I/AAAAAAAAAOw/_2GOjc0ZXc4/s1600-h/IMG_0089.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSIUb4X4F-I/AAAAAAAAAOw/_2GOjc0ZXc4/s400/IMG_0089.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5269796983198455778&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang berminat memiliki mobil, silakan..&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dijual Mazda 323 Interplay'92.&lt;br /&gt;Hijau metalik, AC/RT/PW/PS/CL/VR14, digital speedomtr, BPKB Duplikat a.n. sendiri.&lt;br /&gt;Salemba Tengah, JakPus. 27jt.&lt;br /&gt;Serius hub: 0818606484 / 021-98003511. &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Resesi Ekonomi Dunia di Indonesia</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/ZidniAgni/~3/457015051/resesi-ekonomi-dunia-di-indonesia.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747.post-3543694312092809101</id>
		<updated>2008-11-18T09:54:00+00:00</updated>
		<content type="html">Resesi ekonomi dunia sudah di depan mata, segera kurangi konsumsi.  Hari ini dapat kabar bahwa Bakrie and Brothers kemarin senin mengumumkan sudah default di Recapital Securities dan hari ini broker saya sampai membuat email pemberitahuan ada kesalahan penghitungan transaksi hari senin kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Bersama  surat ini, PT  Phillip Securities Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah  POEMS atas kesalahan yang telah terjadi dalam perhitungan fee transaksi pada  hari Senin, 17 November 2008.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di balik ancaman resesi ini Indonesia bisa selamat dan memanfaatkan keadaan, sehingga bangsa ini bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih lihat pabrik baja kita hampir bangkrut karena impor baja bisa masuk secara bebas dan mematikan industri dalam negeri.</content>
		<author>
			<name>Zidni</name>
			<email>zidni101@gmail.com</email>
			<uri>http://zidni.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Internet and I</title>
			<subtitle type="html">The Stories about Internet and Inspirational Things from Billing Engineer</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/zidniagni"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747</id>
			<updated>2008-11-21T11:01:17+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Rumah Dijual - Depok</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/rumah-dijual-depok.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-9179524073211819963</id>
		<updated>2008-11-18T08:01:20+00:00</updated>
		<content type="html">Ada yang nitip pasang iklan rumah dijual..&lt;br /&gt;Silakan bagi yang berminat..&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dijual rumah SHM LT/LB 494/224m2, 1 garasi, 4 carport, taman, 2 lt.&lt;br /&gt;R.tamu, r.makan, dapur, t.cuci, t.jemur.&lt;br /&gt;5 kmr mandi, 27 kmr kos, terisi.&lt;br /&gt;2200 watt, jetpump.&lt;br /&gt;Jl.Salak, Pd. Cina, Depok. &lt;br /&gt;Dekat BSI/UI/Gundar. &lt;br /&gt;950jt.&lt;br /&gt;Serius:Ibu Titik 0811724575.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Apakah pengunjung benar-benar membaca tulisan Anda?</title>
		<link href="http://amir.karimuddin.com/apakah-pengunjung-benar-benar-membaca-tulisan-anda.html"/>
		<id>http://amir.karimuddin.com/apakah-pengunjung-benar-benar-membaca-tulisan-anda.html</id>
		<updated>2008-11-18T07:35:55+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Saya ingat sekali beberapa tulisan saya yang ternyata cukup &amp;#8220;ngetop&amp;#8221; di daftar pencarian Google, ternyata mendatangkan pengunjung yang beragam dan komentar yang tidak disangka-sangka. Contohnya untuk posting &lt;a href=&quot;http://3gweek.net/2008/01/29/sony-ericsson-japan-w61s-and-w62s/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;peluncuran Sony Ericsson W61s dan W62s&lt;/a&gt; untuk pasar Jepang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di tulisan tersebut, saya memberikan informasi tentang peluncuran dua buah ponsel baru keluaran Sony Ericsson Jepang untuk pasar lokal. Memang kedua ponsel tersebut cukup menarik perhatian, tak hanya konsumen Jepang, tapi juga konsumen luar Jepang. Untuk mengantisipasi &amp;#8220;pertanyaan-pertanyaan bodoh&amp;#8221;, saya memberikan cetak tebal (bold) untuk kata-kata:&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;these phones only be launched in Japan and not the rest of the world&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;Di luar dugaan, ternyata banyak pembaca dunia, tak hanya di Indonesia (seperti yang ditulis oleh &lt;a href=&quot;http://anggraini.widjanarti.com/2008/11/18/jangan-asal-comment-dunk/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;yayangku&lt;/a&gt; ) yang sepertinya &amp;#8220;tidak membaca tulisan aslinya&amp;#8221;. Contoh komentarnya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;Hi, when will this phone be released in the UK? And how much will it be?&lt;br /&gt;
Will I be able to buy it off the internet before July 3rd ( my birthday ) in English format?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;When will this phone come to Malaysia and what s price?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;hi, when will this sony ericsson w61s handy released in germany?&lt;br /&gt;
does it have a german software&amp;gt;?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;where can i buy it in english format? and how much it costs?Please tell me the W61S price in India? When it will release in India? &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;hi! has w61s come out in dubai and malaysa????????? if yes what is the price??????????????&lt;br /&gt;
if not when will it come put in these 2 countries?????????????&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;Capek ga siy pertanyaan yang modelnya sama harus dijawab berkali-kali? Jadi modusnya menurut saya sebagai berikut:&lt;/p&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;
&lt;div&gt;Punya &amp;#8220;keinginan&amp;#8221; terhadap topik tertentu, misalnya Sony Ericsson W61s atau W62s&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
&lt;div&gt;Search melalui search engine, cari topik yang diharapkan bersesuaian&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
&lt;div&gt;Bacanya sedikit aja (skimming), langsung ke bagian komentar&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
&lt;div&gt;Tanyakan segala sesuatu (walau belum tentu sesuai ataupun sudah stated di bacaan), dengan asumsi pembuat tulisan pasti bisa menjawab apa yang diinginkan, lebih enak lagi memaksa penulis untuk membalas japri melalui email&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;p&gt;Jadi, apakah pengunjung benar-benar membaca tulisan Anda?&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Amir</name>
			<uri>http://amir.karimuddin.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Amir Karimuddin</title>
			<subtitle type="html">Personal and Technology Blog</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/AmirKarimuddin"/>
			<id>http://feeds.feedburner.com/AmirKarimuddin</id>
			<updated>2008-11-21T06:01:51+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Peringkat di Google</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/peringkat-di-google.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-6266104066426062432</id>
		<updated>2008-11-17T14:09:12+00:00</updated>
		<content type="html">Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya blog yang di Blogspot ter-&lt;span&gt;index&lt;/span&gt; oleh Google dan berada di atas blog yang di Wordpress. Blog yang di Blogspot dibuat tanggal 10 Nopember 2008, dan menempati urutan pertama di Google dengan &lt;span&gt;keyword&lt;/span&gt; &quot;aldhino&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut &lt;span&gt;screenshot&lt;/span&gt;-nya tanggal 17 Nopember 2008 :&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDZiIb26LI/AAAAAAAAAOY/JFrHhBCRh2c/s1600-h/blogspot.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDZiIb26LI/AAAAAAAAAOY/JFrHhBCRh2c/s400/blogspot.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5269450744426588338&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Berarti kira-kira memakan waktu 6-7 hari untuk bisa masuk di Google. Kondisinya, yang di Wordpress sudah jarang saya akses dan &lt;span&gt;update&lt;/span&gt;. Hanya yang di Blogspot yang bakal sering di-&lt;span&gt;update&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi teringat, dulu sebelum bikin blog, hasil pencarian &lt;span&gt;key&lt;/span&gt;&lt;span&gt;word &lt;/span&gt;&quot;aldhino&quot; yang paling top itu datangnya dari &lt;span&gt;website &lt;/span&gt;VLSM, punyanya Pak Ibam...hehe...antara lain yang seperti ini nih:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDfh0VBocI/AAAAAAAAAOo/eBxBX33tXas/s1600-h/vlsm.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDfh0VBocI/AAAAAAAAAOo/eBxBX33tXas/s400/vlsm.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5269457336098988482&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDbhb8vwSI/AAAAAAAAAOg/vrIHwsCxJCk/s1600-h/dedis.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SSDbhb8vwSI/AAAAAAAAAOg/vrIHwsCxJCk/s400/dedis.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5269452931508191522&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- end of post -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Rakhmad Azhari</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/StandOnTheShouldersOfGiants/~3/455672144/"/>
		<id>http://mamatoshi.wordpress.com/2008/11/17/links-for-2008-11-16/</id>
		<updated>2008-11-17T07:01:00+00:00</updated>
		<content type="html">50 Beautiful Examples Of Tilt-Shift Photography &amp;#124; Inspiration &amp;#124; Smashing Magazine
(tags: tiltshift gallery photo)


Toxel.com » Creative and Unusual Lamp Designs
(tags: design inspiration)


Posted in links&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;</content>
		<author>
			<name>Rakhmad Azhari</name>
			<uri>http://mamatoshi.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Stand on the shoulders of giants</title>
			<subtitle type="html">My Thoughts, Dreams, Ambition for being a better person.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants"/>
			<id>http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants</id>
			<updated>2008-11-20T08:02:23+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">honda_civic_eg_sir_decal</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/17/civic-sir-update-short-shifter-sproket-adjustable-etc/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=255</id>
		<updated>2008-11-17T03:05:57+00:00</updated>
		<content type="html">Hehehe&amp;#8230;ngga bosen-bosennya dateng ke OSF. Soalnya tempatnya enak dan lebih bernuansa kekeluargaan. Kali ini Civic SiR EG6 pengen dipasangin short shifter, fan switch dan beberapa tune up.
Keputusan mengganti shift dengan model short shifter custom buatan OSF bertujuan supaya pergantian gigi lebih cepat karena jarak masuknya gigi yang satu dengan lainnya berdekatan daripada stock shifter. Keuntungannya [...]</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">radenferdy</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/17/ketua-umum-iatt-pusat-2008-2011/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=251</id>
		<updated>2008-11-17T01:35:03+00:00</updated>
		<content type="html">Waktu 3 hari yang menentukan, 3 hari  yang melelahkan, 3 hari yang bikin deg-degan. Kerja keras panitia Pemilu dalam  menyelenggarakan Pemilu Ketum IATT Pusat patut diacungi jempol.  Memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menekan biaya dan mempercepat proses  pemilihan adalah salah satu ide brilian yang pernah ada dalam sejarah IATT.  Salut kepada [...]</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Golden Bride (K-Drama)</title>
		<link href="http://hhayurani.multiply.com/reviews/item/1"/>
		<id>http://hhayurani.multiply.com/reviews/item/1</id>
		<updated>2008-11-15T01:28:47+00:00</updated>
		<content type="html">Nguyen Jin Joo adalah seorang gadis keturunan Korea-Vietnam yang tinggal di Vietnam dengan ibunya. Sejak usia 1 tahun, ia ditinggal ayahnya yang merupakan orang Korea. Kang Jun Woo, seorang pemuda Korea yang selama 3 tahun menderita obsessive-compulsive akibat ditinggalkan sang pacar, Ji Young.

Demi menyembuhkan Jun Woo, ibunya mencarikan istri di Vietnam, dan pilihannya jatuh pada Jin Joo. Jin Joo akhirnya menikah dengan Jun Woo dengan tujuan awal untuk mencari ayah kandungnya di Korea.

Sementara itu, mantan pacar Jun Woo, Ji Young, menikah dengan putra pertama keluarga Kim, Kim Young Min. Keluarga Kim merupakan musuh dari keluarga Kang (keluarga dari Kang Jun Woo). Ji Young menyembunyikan banyak rahasia dari suaminya, termasuk hubungan masa lalunya dengan Jun Woo.

Permusuhan antar 2 keluarga ditambah dengan adanya hubungan antara adik dari Kang Jun Woo, Kang Sae Mi, dengan adik dari Kim Young Min, Kim Young Soo. Hubungan mereka ditentang oleh kedua keluarga.

Bagaimana kis...</content>
		<author>
			<name>Herika</name>
			<uri>http://hhayurani.multiply.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">...Mashi no Sekai...</title>
			<subtitle type="html">Welcome to my site, MashiMaro's world...!!
I'm just an ordinary person who wanna tell the unnecessary things here..
So, feel free to read and give comments on this site.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://hhayurani.multiply.com/feed.rss"/>
			<id>http://hhayurani.multiply.com/feed.rss</id>
			<updated>2008-11-21T11:02:27+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Password Protection dengan htaccess</title>
		<link href="http://hendra.birumerah.com/personal/admin-jobs/password-protection-dengan-htaccess/"/>
		<id>http://hendra.birumerah.com/?p=227</id>
		<updated>2008-11-14T14:54:25+00:00</updated>
		<content type="html">Minggu lalu ada kebutuhan untuk membuat website upload file dan file yang sudah diupload tidak boleh bisa didownload tanpa menggunakan password.
Cara termudah yang saya temukan adalah menggunakan .htaccess  untuk proteksi folder tempat file diupload. Berikut langkah-langkahnya :).
Buat file .htaccess di folder yang ingin di password isinya bisa sebagai berikut:

AuthName &quot;Nama Yg Diinginkan Untuk Muncul [...]</content>
		<author>
			<name>Hendra</name>
			<uri>http://hendra.birumerah.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Personal Affair</title>
			<subtitle type="html">Christiono Personal Website</subtitle>
			<link rel="self" href="http://hendra.birumerah.com/?feed=rss2"/>
			<id>http://hendra.birumerah.com/?feed=rss2</id>
			<updated>2008-11-20T16:02:05+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">10 Random Facts About Me</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/rajasa/~3/452944033/"/>
		<id>http://rajasa.com/blog/?p=368</id>
		<updated>2008-11-14T13:44:59+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Got tagged by Felix, so here goes:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;1. I am not a workaholic, i just love what I do &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
2. Rajasa in &lt;a href=&quot;http://rajasa.com&quot;&gt;PT. Rajasa Grafika&lt;/a&gt; is taken from my middle name (name: Aria Rajasa Masna) and is not a family business&lt;br /&gt;
3. I went to &lt;a href=&quot;http://cs.ui.ac.id&quot;&gt;Computer Science UI&lt;/a&gt; because my mom won&amp;#8217;t let me go to FSRD Bandung. I never regret going for computer science because it made my career and my current way of life.&lt;br /&gt;
4. I am a businessman by heart, which is why I quit a lot from previous corporate full-time jobs.&lt;br /&gt;
5. I can&amp;#8217;t play any musical instrument and doesn&amp;#8217;t really understand music, but I&amp;#8217;m an easy listener.&lt;br /&gt;
6. I work from home, I set up a nice office at home so that I can concentrate better and because I HATE THE TRAFFIC IN JAKARTA!&lt;br /&gt;
7. I am a casual gamer, I have loads of games and gaming consoles for the sake of having it &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt; Haven&amp;#8217;t touch my Wii in months, DS in a month or 2 and I finally sold my PSP.&lt;br /&gt;
8. I don&amp;#8217;t really like programming, I just love the thrill of solving problems and yes, I&amp;#8217;m good at it.&lt;br /&gt;
9. I am an Apple and Nintendo fanboy. Guess that&amp;#8217;s quite obvious when you look at my gadgets.&lt;br /&gt;
10. People say I look a lot like Marcel, Sammy of Keris Patih and Bams of Samsons. Don&amp;#8217;t really know why.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ok, that&amp;#8217;s my 10 random facts, I&amp;#8217;ll just tagged &lt;a href=&quot;http://ojochan.blogspot.com&quot;&gt;ndari&lt;/a&gt; and &lt;a href=&quot;http://witoelar.com/satya&quot;&gt;satya&lt;/a&gt; on this &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt; Write away! &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;And the rules:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;   1. Each blogger must post these rules&lt;br /&gt;
   2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves&lt;br /&gt;
   3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.&lt;br /&gt;
   4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Aria</name>
			<uri>http://rajasa.com/blog</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Aria Rajasa's Blog</title>
			<subtitle type="html">Thoughts about web design, remote working, life, and things that more or less move :P</subtitle>
			<link rel="self" href="http://rajasa.com/blog/?feed=rss2"/>
			<id>http://rajasa.com/blog/?feed=rss2</id>
			<updated>2008-11-21T08:02:12+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">November Updates</title>
		<link href="http://nooxie.blogspot.com/2008/11/november-updates.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-10235340.post-8003908022240475985</id>
		<updated>2008-11-13T17:32:00+00:00</updated>
		<content type="html">These past two months have been quite life changing for me. From the cysts diagnosis to the surgery, to the resignation and to the sale of my beloved car. I was shocked to know that I had cysts, because I never had complaints during my period. But I am grateful to find a competent gynecologist to handle the case, he's very calming also. Because panicking and hearing stuffs/myths about the disease</content>
		<author>
			<name>nooxie</name>
			<email>nooxie@gmail.com</email>
			<uri>http://nooxie.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">: nux :   what's on my playlist</title>
			<link rel="self" href="http://nooxie.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-10235340</id>
			<updated>2008-11-17T12:01:20+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">berduka cita</title>
		<link href="http://kanivari.blogspot.com/2008/11/berduka-cita.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-13790911.post-6434670525058084736</id>
		<updated>2008-11-13T14:01:18+00:00</updated>
		<content type="html">pagiiii
di telp : 
gwe : ape? gwe uda apal nih semuanya
A   : konsernya batal
gwe : HAH??? boong!!!
*cek detik dan lainnya*
gwe : ga ada di detik, issue itu
A   : gwe ditelp bu dibyo!!!
*menangis dalam hati*

padahal uda siapin kostum, mo ijin pulang cepet, eh, batal aja gituuuu

I curse the day that amrozi cs bornt!! (or died)</content>
		<author>
			<name>kanivari</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://kanivari.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">kanivari the journal</title>
			<link rel="self" href="http://kanivari.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-13790911</id>
			<updated>2008-11-13T14:01:18+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Warung Masyarakat Informasi (Warmasif)</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/warung-masyarakat-informasi-warmasif.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-4876941663579286432</id>
		<updated>2008-11-13T07:36:56+00:00</updated>
		<content type="html">Dua hari yang lalu (kalau tidak salah), saya sempat sekilas menyaksikan acara dialog mengenai Warmasif di stasiun TV TVRI, tepatnya menjelang larut malam. Yang saya ingat, acara tersebut menghadirkan Bapak Djoko Agung (kini menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Aptel Depkominfo), satu orang dari PT Pos Indonesia, dan satu orang lagi..(kok saya lupa ya...&quot;Hiks!&quot;), dengan &lt;span&gt;host&lt;/span&gt; dr. Lula Kamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya mulai malam itu juga saya berniat untuk menuliskan apa yang saya sempat tangkap dari dialog itu ke dalam blog ini. Tapi ternyata belum cukup waktu saat itu. Sekarang saya akan mencoba menuangkan apa yang saya ingat dari dialog itu dalam waktu yang singkat ini. Mudah-mudahan saya bisa membagi informasi yang lebih mendalam lagi di lain waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warmasif adalah singkatan dari Warung Masyarakat Informasi. Warmasif merupakan salah satu program pemerintah RI, dalam hal ini di bawah tanggung jawab Depkominfo. Bentuknya adalah penyediaan pusat akses informasi bagi masyarakat umum. Warmasif sendiri merupakan salah satu bentuk implementasi &lt;span&gt;Community Access Point&lt;/span&gt;, yang dipahami secara sepintas oleh penulis sebagai tempat berkumpulnya masyarakat (yang dapat membentuk suatu komunitas) untuk mengakses informasi dan komunikasi dengan bantuan seperangkat alat shalat..eh...teknologi. &lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, Warmasif memanfaatkan lokasi kantor pos di seluruh Indonesia. Ada beberapa alasan yang mendasari terpilihnya PT Pos Indonesia sebagai mitra pengembangan Warmasif ini: &lt;br /&gt;1. PT Pos Indonesia telah memiliki nama besar, dengan jaringan yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.&lt;br /&gt;2. PT Pos Indonesia memiliki visi pengembangan TIK yang sama, yakni ke depannya produk PT Pos Indonesia tidak lagi cukup berbasis dokumen fisik, namun juga mulai menggunakan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).&lt;br /&gt;3. PT Pos Indonesia juga merasa diuntungkan, karena dengan bertambahnya kunjungan masyarakat ke kantor pos, diharapkan produk pos yang lain dapat meningkat penggunaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara mudah, Warmasif ini dapat dikatakan sebagai &quot;warung Internet (warnet)&quot;-nya pemerintah. Perbedaan Warmasif dengan warnet secara umum adalah :&lt;br /&gt;1. Tarif akses yang dikenakan kepada pengguna lebih murah daripada warnet di sekitarnya (tetapi masih dalam tingkat bersaing. Contoh: tarif warnet terdekat Rp3.000,- per jam, maka Warmasif mungkin akan memasang tarif Rp2.500,- per jam).&lt;br /&gt;2. Warmasif menyediakan tenaga operator secara cuma-cuma untuk membantu pemenuhan kebutuhan pengguna yang kurang memahami penggunaan komputer atau Internet atau teknologi lainnya di Warmasif (diasumsikan operator ini dapat memberikan pelayanan yang lebih intensif dari petugas warnet biasa).&lt;br /&gt;3. Warmasif tidak hanya menyediakan akses informasi secara &lt;span&gt;online&lt;/span&gt;, tetapi juga secara &lt;span&gt;offline&lt;/span&gt;. Ada banyak informasi publik lain yang dapat diakses secara &lt;span&gt;offline&lt;/span&gt; di Warmasif. Sumber lain menyebutnya sebagai fasilitas Perpustakaan Dijital.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada 63 Warmasif di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, baru sebagian kecil yang dapat dikatakan maju, antara lain di Malang. Bapak Djoko Agung menyampaikan alasan kurang meratanya perkembangan Warmasif ini antara lain disebabkan oleh pemilihan lokasi Warmasif yang kurang tepat. Oleh karena itu akan terus dievaluasi pelaksanaannya oleh Depkominfo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber dari PT Pos Indonesia menambahkan bahwa kemajuan Warmasif di Kota Malang tak lepas pula dari peran pelaku bisnis dan anggota masyarakat sekitar juga. Awalnya, semua Warmasif diberikan komputer sebanyak lima unit. Tetapi kemudian ada perusahaan di Malang yang memiliki perhatian yang tinggi terhadap perkembangan TIK menyumbangkan bantuan unit komputer, sehingga sekarang jumlahnya menjadi 40 unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah keberadaan Warmasif ini merupakan bentuk ancaman terhadap warnet swasta yang telah banyak berdiri di Indonesia? Jawabannya adalah tidak. Warmasif ini adalah wujud program pemerintah dalam rangka memberikan kesempatan akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat dan mempercepat akselerasi penyebaran TIK di seluruh kalangan masyarakat. Tentunya semua ini terkait dengan visi untuk menciptakan Masyarakat Informasi Indonesia, yakni bentuk masyarakat yang menjadikan informasi sebagai komoditas utama dalam menunjang kesejahteraan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicara dari PT Pos Indonesia memberi salah satu contoh kisah Warmasif di daerah Balige, sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. Setelah ada Warmasif, di sekitarnya mulai tumbuh warnet-warnet baru sebagai pesaing dari Warmasif. Jadi dari sini terlihat bahwa Warmasif bukanlah ancaman bagi warnet-warnet swasta, melainkan hanya sebagai lawan dalam suatu bentuk persaingan yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Djoko Agung menambahkan bahwa ada tiga unsur yang berperan dalam perkembangan Warmasif, yakni Depkominfo, PT Pos Indonesia, dan pemerintah daerah setempat. Peran pemda ini juga penting, karena merekalah yang lebih tahu kondisi daerah lokal dan lebih dapat menggiatkan kehidupan perekonomian di daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dulu informasi yang dapat saya bagikan, mohon maaf atas kekurangan, kesalahan informasi dan ketidaksempurnaan penyampaian yang mungkin terjadi dalam penulisan artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Rakhmad Azhari</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/StandOnTheShouldersOfGiants/~3/451571264/"/>
		<id>http://mamatoshi.wordpress.com/2008/11/13/links-for-2008-11-12/</id>
		<updated>2008-11-13T07:00:22+00:00</updated>
		<content type="html">50 Must-Have Open Source Tools for Security
(tags: linux opensource security Tools)


Posted in links&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;</content>
		<author>
			<name>Rakhmad Azhari</name>
			<uri>http://mamatoshi.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Stand on the shoulders of giants</title>
			<subtitle type="html">My Thoughts, Dreams, Ambition for being a better person.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants"/>
			<id>http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants</id>
			<updated>2008-11-20T08:02:23+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Hiatus everybody!</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/rajasa/~3/451507649/"/>
		<id>http://rajasa.com/blog/?p=366</id>
		<updated>2008-11-13T06:42:56+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Hi All! Sorry that I haven&amp;#8217;t been updating this blog because I&amp;#8217;m pretty busy juggling my jobs as a writer and editor in &lt;a href=&quot;http://arusmedia.com&quot;&gt;arusmedia.com&lt;/a&gt;, web designer and programmer at &lt;a href=&quot;http://rajasa.com&quot;&gt;rajasa.com&lt;/a&gt; and also some other projects in preparation for next year. Ok, pretty busy is quite an underated statement, More like I&amp;#8217;m swamped with work XD But it was fun and is definitely a blast. Wish me luck on 2009!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;More on the personal note, I broke up with my girlfriend about a week ago. Yes, I&amp;#8217;m okay and would not go desperate this time, well actually I did, but it&amp;#8217;s already in the past &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt; As to why we broke up, let&amp;#8217;s keep that to a close-friend base now shall we &lt;img src=&quot;http://rajasa.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif&quot; alt=&quot;:P&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; /&gt; It&amp;#8217;s been 4 years of such a blast, wouldn&amp;#8217;t do it any other way with you girl!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;So what&amp;#8217;s next? Well I don&amp;#8217;t know what else to write on this blog since I put all my creative thoughts on &lt;a href=&quot;http://ruangfreelance.com&quot;&gt;ruangfreelance.com&lt;/a&gt; (part of arusmedia.com) and I have another anonymous blog as a source of my personal vendetta-filling agenda (nyihihihi). So yeah, I&amp;#8217;ll probably be hiatus. Will think about what to write here, but will not be constantly doing it. Busy busy&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;So once again, wish me luck on 2009. Plans are made, and all is set! Ganbatte yosh!&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Aria</name>
			<uri>http://rajasa.com/blog</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Aria Rajasa's Blog</title>
			<subtitle type="html">Thoughts about web design, remote working, life, and things that more or less move :P</subtitle>
			<link rel="self" href="http://rajasa.com/blog/?feed=rss2"/>
			<id>http://rajasa.com/blog/?feed=rss2</id>
			<updated>2008-11-21T08:02:12+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">John Lie dan Angkatan Laut</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/ZidniAgni/~3/451521549/john-lie-dan-angkatan-laut.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747.post-7738519112791875144</id>
		<updated>2008-11-13T06:23:00+00:00</updated>
		<content type="html">Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Buku suntingan Kusniyati Mochtar yang diberi pengantar Ali Alatas (Memoar Pejuang Republika Indonesia seputar ?Zaman Singapura' 1945-1950, Gramedia Pustaka Utama, 1992) mengungkapkan secara panjang lebar peran John Lie dalam menembus blokade Belanda setelah Indonesia merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Lie yang lahir di Manado, 9 Maret 1911 adalah mualim pada kapal pelayaran niaga milik Belanda KPM yang kemudian bergabung dengan Angkatan Laut RI. Pada mulanya, ia bertugas di Cilacap dengan pangkat kelasi kelas tiga. Di pelabuhan ini selama beberapa bulan ia berhasil membersihkan ranjau yang ditanam Jepang untuk menghadapi pasukan sekutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya ia ditugasi mengamankan pelayaran kapal yang mengangkut komoditas ekspor Indonesia untuk diperdagangkan di luar negeri dalam rangka mengisi kas negara yang masih tipis waktu itu. Pada masa awal (1947), ia membawa karet seberat 800 ton untuk diserahkan kepada Kepala Perwakilan RI di Singapura, Utoyo Ramelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah ia secara rutin melakukan operasi menembus blokade Belanda. Karet atau hasil bumi lain dibawa ke Singapura untuk dibarter dengan senjata. Kemudian sejata tersebut diserahkan kepada pejabat republik yang ada di Sumatera seperti Bupati Riau sebagai sarana perjuangan melawan tentara Belanda. Untuk keperluan operasi ini John Lie memiliki kapal kecil cepat yang dinamakan The Outlaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal 1950, ketika berada di Bangkok, John Lie dipanggil pulang ke Surabaya oleh KSAL Subiyakto dan ditugasi sebagai komandan kapal perang Rajawali. Pada 1950 Soumokil memproklamasikan Republik Maluku Selatan (RMS). Upaya damai dilakukan pemerintah dengan mengirim Dr Leimena, tetapi tidak membuahkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1 Mei 1950, dilakukan blokade di perairan Ambon antara lain oleh kapal korvet RI Rajawali yang dipimpin Mayor John Lie. Karena terkepung, pasukan RMS merampas harta benda dan makanan dari penduduk. Maka penduduk mendekati kapal perang ALI dan meminta bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal RI Rajawali sempat mengungsikan 4.200 penduduk yang ingin pindah karena diintimidasi pasukan RMS. Tahap berikutnya adalah penumpasan pemberontak RMS. Pendaratan pasukan ALRI yang antara lain menggunakan RI Rajawali dilakukan pada 13 dan 21 Juli di tiga tempat, yakni Pulau Buru, Pulau Seram, dan Pulau Piru. John Lie juga memimpin kapal Rawajali dalam melakukan pendaratan di Ambon September 1950.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 28 April 1956, John Lie menikah dengan seorang pendeta Margareth Angkuw di Jakarta. Tampaknya pengabdian kepada negara telah banyak menyita waktu John Lie sehingga ia baru menikah pada usia 45 tahun. Pada masa berikut, ia aktif dalam penumpasan PRRI dan Permesta pada 1958. Dalam penumpasan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia), Letnan Kolonel John Lie memimpin Amphibious TaskForce17 yang terdiri atas 6 kapal perang dan satu batalion KKO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal- kapal itu membombardir Kota Padang dan kemudian pasukan KKO melakukan pendaratan. Dalam penumpasan Permesta (Perjuangan Semesta) John Lie memimpin Amphibious Task 25 yang terdiri atas 17 kapal perang dan satu batalion KKO. John Lie yang dikenal juga dengan nama Jahya Daniel Dharma tetap berdinas pada Angkatan Laut, terakhir dengan pangkat laksamana muda. Selanjutnya ia bergerak dalam bidang sosial dan keagamaan sampai akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan John Lie dan Proklamator Bung Hatta terlihat dari pertemuan keduanya di Singapura sebelum Bung Hatta menghadiri Konferensi Meja Bundar pada 1949.  Selanjutnya hubungan dengan keluarga Bung Hatta tetap erat sampai akhir hayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang 17 Agustus 1988 John Lie mengirimkan karangan bunga atas ulang tahun Bung Hatta (12 Agustus) dan ulang tahun kemerdekaan RI (17 Agustus). Pada 19 Agustus 1988, Rahmi Hatta mengucapkan terima kasih atas perhatian John Lie dan menyampaikan,&quot;Kami sekeluarga juga tak lupa atas jasa-jasa John Lie dalam perjuangan membela Tanah Air kita tercinta dan atas keberanian membela hak kita.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan hari kemudian (27 Agustus 1988) setelah menerima surat dari Rahmi Hatta, John Lie berangkat menembus blokade keduniaan memenuhi panggilan Yang Maha Kuasa. Rest in Peace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c1/John_lie_ALRI.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c1/John_lie_ALRI.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/09/58/162180/etnik-tionghoa-dan-diskriminasi-pahlawan-nasional/etnik-tionghoa-dan-diskriminasi-pahlawan-nasional&quot;&gt;Tulisan Asvi Warman Adam&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya&lt;br /&gt;Terima kasih para pahlawan bangsa.</content>
		<author>
			<name>Zidni</name>
			<email>zidni101@gmail.com</email>
			<uri>http://zidni.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Internet and I</title>
			<subtitle type="html">The Stories about Internet and Inspirational Things from Billing Engineer</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/zidniagni"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-15668747</id>
			<updated>2008-11-21T11:01:17+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Berkenalan Dengan Java</title>
		<link href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/2008/11/java-adalah-suatu-bahasa-pemrogramman.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344.post-2547584588907196095</id>
		<updated>2008-11-12T23:32:36+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div&gt;   &lt;span&gt;Java adalah suatu bahasa pemrogramman berorientasi objek. Seperti bahasa pemrogramman C++ dan Smaltalk yang lahir sebelumnya. Hanya saja java memiliki kelebihan dibandingkan dengan kedua bahasa tersebut. Java dapat beroperasi lintas platform (sistem operasi), dikenal dengan istilah platform independent.  Artinya sekali kita menulis kode java dan melakukan kompilasi kode tersebut, hasil kompilasinya bisa dijalankan di semua sistem operasi. Hasil kompilasi kode java di windows dapat langsung dijalankan di linux. Begitu juga sebaliknya hasil kompilasi di linux dapat langsung dijalankan di Windows. Hal ini tidak bisa dilakukan untuk kode program C, C++ dan Smaltalk. Kode program C++ hasil kompilasi di windows agar bisa  jalan di linux harus dilakukan kompilasi  ulang di linux. Hal yang sama terjadi juga pada Smaltalk dan bahasa pemrogramman lain yant tidak bebas platform.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span&gt;1.1     Sejarah Java&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Java lahir dari The Green Project yang berjalan selama 18 bulan dari tahun 1991 sampai dengan 1992. Para pelopornya adalah orang-orang dari Sun Microsystem yakni James Gosling (sekarang dikenal sebagai bapak Java), Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank dan Mike Sheridan. Pada saat itu nama java belum muncul. The Green Project menghasilkan suatu bahasa pemrogramman yang saat itu dikenal dengan Oak. Oak ditujukkan sebagai bahasa pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen) seperti PDA sekarang ini. Selain itu bahasa ini ditujukkan juga untuk mendukung teknologi TV kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya pasar yang didukung bahasa Oak saat itu sedang lesu. Pada saat yang sama sedang muncul suatu tren teknologi baru yang dikenal dengan internet. Teknologi internet yang awalnya hanya dipakai dikalangan akademisi dan militer mulai menyebar menjadi teknologi yang bisa dimiliki oleh setiap orang. Oak  pun mengalami reorientasi, target utamanya akan menjadi pemain utama di internet. Merekapun mendaftarkan paten Oak pada tahun 1995, sayangnya daftar paten untuk Oak sudah digunakan oleh teknologi bahasa pemrogramman lain. Akhirnya James Gosling mengusulkan nama Java sebagai penggantinya. Terinspirasi oleh kopi Java yang selalu menemani mereka dalam pembuatan program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membuat sebuah browser internet yang diberinama Mosaic Browser. Browser ini sebagai landasan browser java pertama yang diberinama Web Runner, terinspirasi oleh sebuah film, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama Web Runner berganti nama menjadi HotJava. Java memberikan sumbangsih yang besar pada dunia internet dengan aplikasi appletnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak kemunculan Java pada tahun 1995 sampai saat ini penerimaan terhadap teknologi ini sangat luar biasa. Pada tahun 1996 rilis resmi Java versi 1.0 keluar dan sampai sekarang terus mengalami revolusi yang luar biasa (saat tulisan ini ditulis java akan segera merilis versi 1.7). Sekarang aplikasi Java terdapat di berbagai macam aplikasi mulai dari embedded system, mobile application, simulasi penerbangan, Games, desktop application, web application, image processor sampai aplikasi system terdistribusi. Dari skala kecil, menengah sampai skala enterprise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;      &lt;span&gt;1.2 Java Sebagai Suatu Platform&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Platform adalah suatu lingkungan hardware atau software dimana suatu program dapat berjalan di dalamnya. Contoh platform adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris OS dan Mac OS. Suatu platform biasanya merupakan kombinasi dari sistem operasi dan seperangkat hardware.  Terminologi Java bukan hanya merujuk pada suatu bahasa pemrogramman. Melainkan juga sebagai suatu platform. Tapi platform Java hanya terdiri dari komponen software (tanpa komponen hardware).&lt;br /&gt;Java sebenernya mewakili tiga hal berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    &lt;/span&gt;    &lt;span&gt;Bahasa Pemrogramman&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai suatu bahasa pemrogramman, java memiliki sintak (dalam bahasa manusia adalah kosa kata, grammer dan kalimat) yang mirip dengan bahasa C. Paradigma pemrogrammannya adalah object oriented programmin (OOP) atau pemrogramman berorientasi objek. Penekanannya bukan pada alur (struktur) tapi pada objek, properti dan state-state yang dimiliki oleh objek tersebut. Di sini Java hadir untuk mengatasi kendala-kendala (kompleksitas) bahasa pendahulunya dan menghilangkan hambatan antar sistem operasi. Java memiliki jargon yang sangat terkenal yaitu write once run anywhere yang disingkat dengan WORA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    &lt;/span&gt;  &lt;span&gt;Sebagai Mesin Virtual&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Java Virtual Machine (JVM) adalah suatu mesin virtaul yang menginterpretasikan bytecode-bytecode java ke dalam bahasa mesin. Bytecode java adalah adalah file hasil kompilasi kode java (ekstension filenya adalah .class).  Jika sutu program java bernama ProgramA.java dikompilasi maka hasilnya adalah ProgramA.class (inilah yang disebut bytecode java). Sebenernya paradigma pemrogramman dengan cara menginterpretasikan kode (dalam java adalah bytecode) menurut para ahli kurang bagus dari sisi performance (kecepatan). Tapi JVM mencoba mengatasi masalah ini dengan menerapkan teknik just in time (JIT) compilation yaitu java bytecode langsung dikompilasi menjadi bahasa mesin untuk kode-kode program yang dijalankan secara berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    &lt;/span&gt;  &lt;span&gt;Application Programming Interface (API)&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sekumpulan komponen software (kelas-kelas dan interface-interface java) siap pakai yang memiliki berbagai kegunaan dan kemampuan yang berbeda-beda. Sekumpulan kelas-kelas dan interface-interface yang saling berkaitan diorganisasikan dalam suatu library. Library ini dikenal dengan sebutan package (paket).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah kumpulan library dasar di java :&lt;br /&gt;•    java.lang : adalah paket yang berisi kelas-kelas elemen dasar (untuk melakukan pemrogramman). Jika kita menggunakan kelas-kelas ini dalam kode kita tidak perlu melakukan import lagi.&lt;br /&gt;•    java.io : adalah paket yang berisi kelas-kelas untuk melakukan manipulasi masukan dan keluaran (input dan output) termasuk penanganan masalah file.&lt;br /&gt;•    java.util : adalah paket yang berisi kelas-kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas penanggalan.&lt;br /&gt;•    java.net : adalah paket yang berisi kelas-kelas yang memungkinkan komputer  saling berinteraksi dengan komputer yang lainnya melalui jaringan TCP/IP.&lt;br /&gt;•    java.awt : adalah paket yang berisi kelas-kelas yang memungkin programmer untuk membuat aplikasi dengan antarmuka grafis, Graphical User Interface (GUI).&lt;br /&gt;•    java.applet : adalah paket yang berisi kelas-kelas yang memungkin programmer untuk membuat antarmuka (applet) yang interaktif di web.Semua program yang ditulis dalam java pasti memanfaatkan API Java ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span&gt;1.3 Cara Kerja Java&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua paradigma yang digunakan dalam pembuatan suatu bahasa pemrogramman. Pertama dengan cara menginterpretasi kode-kode program, setiap kali suatu kode akan diekseksui oleh mesin, kode-kode tersebut diterjemahkan dulu ke bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin (bahasa biner). Dalam hal ini percis seperti posisi seorang penerjemah yang menjembatani dua orang yang saling berkomunikasi dengan menggunakan dua bahasa yang berbeda. Posisi si penerjemah sangat sibuk, mendengarkan si pembicara kemudian menyampaikannya dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh lawan bicaranya. Si interpreter menerjemahkan kode-kode program ke suatu bahasa yang bisa dimengerti oleh mesin. Contoh bahasa pemrogramman dengan teknik interpreter adalah Phyton, PHP dan PERL. Kedua dengan meng-compile kode-kode program tersebut langsung menjadi bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin. Mungkin analoginya ini seperti orang yang menerjemahkan suatu surat dari bahasa yang satu kepada bahasa yang lain. Ketika surat tersebut sudah diterjemahkan, si penerima langsung mengerti isi keseluruhan surat tersebut tanpa memerlukan perantara lagi. Contoh bahasa pemrogramman dengan teknik kompilasi adalah C dan C++.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gambaran yang diberikan, biasanya suatu bahasa pemrogramman dengan menggunakan teknik kompilasi jauh lebih cepat dibandingkan bahasa pemrogramman yang menggunakan teknik interpreter (penerjemah). Tapi pemrogramman dengan teknik kompilasi biasanya memilik kelemahan yaitu OS Dependent (ketergantungan pada Operating System - Sistem Operasi), artinya hasil kompilasi program pada system operasi tertentu tidak bisa dijalankan pada sistem operasi yang berbeda. Misal anda membuat aplikasi dengan menggunakan bahasa C (C menggunakan teknik kompilasi) pada Windows XP maka program tersebut tidak bisa dijalankan pada sistem operasi linux. Sementara pada program dengan teknik interpretasi, ketergantungan OS ini dapat diatasi. Anda menulis skrip python, baik menjalankannya pada linux ataupun windows hasilnya akan sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus teknik apa yang digunakan oleh java? Java menggunakan kedua teknik tersebut. Pertama kode-kode bahasa java di-compile menjadi byte code, kemudian oleh JVM, byte code - byte code ini diterjemahkan ke dalam bahasa mesin. Berikut gambaran bagaimana suatu program java dikonstruksi sampai dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_sjHXRPHRUUc/SRvVb3llAxI/AAAAAAAAAN8/s31tIls-CL4/s1600-h/java1.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_sjHXRPHRUUc/SRvVb3llAxI/AAAAAAAAAN8/s31tIls-CL4/s320/java1.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5268038863894676242&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;      &lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;</content>
		<author>
			<name>AIR</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">ARIFULLAH IBN RUSYD - AIR</title>
			<subtitle type="html">seperti air, semoga jernih mengalir</subtitle>
			<link rel="self" href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344</id>
			<updated>2008-11-18T07:02:24+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Melihat Kasih Sayang Allah Dalam Segala Hal</title>
		<link href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/2008/11/melihat-kasih-sayang-allah-dalam-segala.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344.post-4812316359869550911</id>
		<updated>2008-11-12T22:14:23+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Ketika Terjadi Badai Tsunami di Aceh saya pernah membaca ungkapan Goenawan Moehammad &quot;Jika bencana ini datang dari Tuhan, maka saya tidak mau Tuhan yang sangat kejam seperti ini&quot; kurang lebih begitulah. &lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Membaca ungkapan Goenawan Moehammad itu saya kaget. Kok bisa ya ungkapan di atas bisa keluar dari mulut seorang Goenawan Moehammad? Mungkin saja itu ungkapan spontanitas Goenawan menanggapi fenomena bencana tsunami tersebut. Terlalu sedih mungkin dirasakan, ratusan ribu nyawa melayang dan bangunan-bangunan tinggal puing-puing atau bahkan bersih hilang ditelan badai tsunami.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Goenawan Moehammad mungkin bisa sedikit tersenyum betapa Allah dengan bencana tersebut telah menyentuh hati dan nurani manusia. Betapa manusia yang selama ini saling acuh, dari berbagai dunia melakukan kerjasama dan mengulurkan kasih kepada mereka yang membutuhkan. Betapa beribu-ribu orang menerjunkan diri untuk sebisanya membantu para korban. Betapa perasaan kita yang telah kehilangan rasa iba melihat itu menjadi begitu larut dalam rasa belas kasih terhadap sesama. Cara kerja Allah adalah cara yang paling luar biasa. Berburuk sangka kepada Allah sungguh tidak pada tempatnya. Hanya orang-orang celaka saja yang berputus asa dari rahmat dan kasih sayang Allah.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Di mata saya, segala perbuatan Allah adalah wujud kasih sayang Allah yang tak terhingga kepada kita. Bahkan dalam bencana sekalipun, bahkan dalam azab sekalipun, bahkan dalam neraka sekalipun. Azab, bencana, neraka di mata saya adalah wujud kasih sayang Allah kepada kita. Kita senantiasa diperhatikan, kita senantiasa dibersihkan, kita senantiasa terus di undang untuk menghadapnya, seakan-akan Allah butuh kepada kita. Rahmat Allah tidak hanya tercurah kepada mereka yang ‘baik’ tapi kepada mereka yang dianggap ‘jahat’pun kasih sayangnya senantiasa menghampiri.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Kita lahir dalam keadaan suci. Ruh kita berasal dariNya dan akan kembali kepadaNya. Karena asalnya suci, ketika menghadapNya ruh juga harus kembali suci. Ruh mereka yang kotor tidak bisa bertemu denganNya. &lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Jiwa dan nafsu kita terus mengotori kita. Allah dengan kasih sayangNya menghendaki agar semua ruh bisa kembali kepadaNya dalam keadaan suci. Maka dalam setiap saat penyucian dari Allah selalu menghampiri kita dalam berbagai macam bentuk dan cara. Mulai dari rasa sakit, bencana, kematian, azab kubur bahkan hingga neraka.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Sebagian dari kita cukup dibersihkan di dunia ini dengan rasa sakit, bencana dan sejenisnya (Sungguh barangsiapa yang tidak mengeluh dengan rasa sakit yang di deritanya, Allah akan menggugurkan dosa-dosanya — membersihkan jiwa orang tersebut), begitu juga berbagai macam bencana yang menimpa kita adalah wujud kasih sayang Allah untuk membersihkan jiwa-jiwa kita.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Ada sebagian orang yang tidak bisa dibersihkan selama hidupnya. Maka kasih sayang Allah datang ketika ajal menjemput. Allah memberikan rasa sakit dan kengerian yang luar biasa sebagai penebus atas sebagian dosa-dosanya. Allah kembali membersihkan ruh orang tersebut melalaui sakaratul maut yang mungkin sangat menyiksa. Tapi bagi mereka yang sudah cukup bersih Allah akan memudahkan ajal prosesi kematiannya.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Ada juga orang-orang yang tidak bisa dibersihkan dengan cara sakratul maut yang menyakitkan, maka Allah dengan kasih sayangNya kembali membersihkan ruh-ruh kotor itu dengan azab kubur. Sementara bagi mereka yang telah bersih ketika masuk kubur Allah akan membalas mereka dengan nikmat kubur. Segala amal kita, baik dan buruk akan menjelma menjadi makhluk yang akan menemani kita. Amal baik akan menjelma menjadi teman yang menyenangkan sehingga perjalanan kita menuju Allah seakan terasa sekejap sementara bagi mereka yang lebih banyak amal jeleknya berteman dengan makhluk-makhluk yang menyeramkan dan mengerikan sehingga perjalanan menuju Allah menjadi perjalanan yang sangat menyiksa dan akan terasa sangat lama.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Ada sebagian dari kita yang walaupun sudah dibersihkan di dunia, sudah dibersihkan di dalam kubur tapi masih belum bersih juga. Lalu Allah dengan kasih sayangNya membersihkan kita kembali dengan prosesi pemberangkatan menuju padang Mahsyar yang sangat menyiksa, tapi bagi mereka yang telah bersih Allah dengan kasih sayangNya menaungi mereka dalam keteduhan yang penuh kesejukan dan semilir harum surgawi yang belum pernah mereka rasakan.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Ada juga sebagian dari kita yang masih belum bersih dengan siksaan padang mahsyar, Allah dengan kasih sayangNya kembali membersihkan dengan persidangan yang sulit (hisab yang sulit), dan pada tahap akhir Allah dengan kasih sayangNya membersihkan kita dengan nerakanya. Bagi mereka yang telah bersih, ketika melewati neraka, cahaya mereka meredupkan neraka dan neraka meminta kepada yang berlalu agar segera bergegas melewatinya. Neraka manifestasi kasih sayang Allah yang tak berhingga, di sinilah tempat pembersihan sebagian besar dari kita.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;Setelah melewati neraka, ruh kita bersih dan kitapun kembali bisa bercengkrama dengan sumber segala kebersihan dan segala keindahan. Allah Rabbul Izzati, pada akhirnya kita bisa bertemu dan menatapNya. Dalam segala hal yang ada hanyalah kasih sayang Allah yang terus senantiasa menyertai kita, ketika kita hidup, ketika kita sakratul maut, kita kita berada dalam kubur, ketika kita menuju padang Mahsyar, ketika kita berada dalam persidangan yang melelahkan, ketika kita berada dalam neraka semuanya adalah wujud kasih sayang Allah terhadap kita yang terus mengundang kita agar bisa menatap indah WajahNya. Semuanya hal di dunia ini adalah wujud kasih sayangNya semata. Maka kepada siapa kita lebih harus menghadapkan hati kita?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;08 mei 2007&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>AIR</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">ARIFULLAH IBN RUSYD - AIR</title>
			<subtitle type="html">seperti air, semoga jernih mengalir</subtitle>
			<link rel="self" href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344</id>
			<updated>2008-11-18T07:02:24+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Menggagas Ekonomi Berkah Dengan Tidak Menabung di Bank</title>
		<link href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/2008/11/menggagas-ekonomi-berkah-dengan-tidak.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344.post-8791383026638145414</id>
		<updated>2008-11-12T22:00:31+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;span&gt;&quot;Kekuatan itu adalah komunitas&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Jumlah kekayaan di dunia ini meningkat berkali-kali lipat (mungkin jutaan kali lipat) dibandingkan era sebelum revolusi industri. Tapi jumlah yang sangat banyak dan berlimpah itu tidak mendatangkan keberkahan bagi penduduk bumi. Angka kemiskinan di negara-negara berkembang tidak mengalami penurunan bahkan cenderung mengalami peningkatan. Segelintir orang hidup dalam kemewahan yang berlebihan sementara setiap hari ada saja orang yang meninggal karena kelaparan. Di satu sisi negara maju semakin maju, sementara negara berkembang (mayoritas) semakin miskin. Negara berkembang yang kaya akan sumber daya alam seperti Indonesia pun tidak bisa merasakan keberkahan kekayaan alamnya. Negara ini telah terjebak oleh hutang yang telah diciptakan oleh sistem ekonomi (kapitalisme) yang tidak adil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah dijelaskan sebelumnya, jantung kapitalisme adalah sistem perbankan. Dari sistem perbankan inilah hak dan kemerdekaan suatu negara (dan juga tentunya penduduknya) dirampas oleh mereka (pemodal)  yang mempunyai akses untuk memanfaatkan dana yang berlimpah dari Bank ini. Segelintir orang dengan sumber daya modal yang luar biasa mengontrol kebijakan-kebijkan hampir di seluruh negara. Akibatnya  kapitalisme dengan sistem perbankan sebagai anak emasnya telah menjadikan keadaan di dunia ini sangat tidak adil.  Sejumlah lima persen penduduk di dunia menguasai 95% kekayaan seluruh dunia, sementara 95% penduduk di dunia harus bahu membahu memperebutkan 5% sisa kekayaan tersebut.  Sebagai akibat yang timpang ini, tingkat kejahatan meningkat dengan drastis. Banyak orang yang baik-baik ketika perutnya meminta sesuatu untuk di makan akhirnya terpaksa menjadi orang jahat. Jangan salahkan semua penjahat, karena mereka kebanyakan adalah orang yang terpaksa menjadi penjahat. Dalam kondisi &quot;terpaksa&quot; terkadang yang haram pun bisa jadi boleh. Salahkanlah sistem (kapitalisme) yang telah membuat mereka menjadi penjahat  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme jika tidak dihancurkan maka dunia kemanusiaan akan mengelami kekelaman yang semakin kelam. Akan terjadi banjir darah yang mengerikan jika sistem ini tetap dibiarkan sebagaimana alaminya. Harus ada deklarasi perang terhadap sistem ini. Sistem ini harus di buat sakit bahkan kalau perlu harus di musnahkan dari muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kapitalisme telah begitu kuat. Begitu mengakar di setiap negara. Serangan terhadap muka, tangan, kaki atau bagian tubuh yang lain dari tubuh kapitalisme hanya akan melahirkan rasa gatal saja bagi jiwa dan tubuh yang bernama kapitalisme ini. Maka diperlukan serangan yang tepat untuk membunuh kapitalisme yaitu pada jantung kapitalisme itu sendiri yakni sistem perbankan. CARANYA ADALAH DENGAN TIDAK MENABUNG DI BANK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimanakah kita seharusnya menginvestasikan uang atau harta yang kita miliki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak menabung di Bank, kita dituntut untuk berpikir kreatif dalam mengelola modal kita. Kita lihat saja banyak sekali orang-orang kecil yang sangat kesulitan mencari sumber pendanaan yang juga kecil. Berkali-kali saya bertemu dengan orang-orang kecil yang hanya membutuhkan uang dalam jumlah ratusan ribu untuk memulai usahanya. Kita bisa bekerjasama (melakukan kemitraan) dengan orang-orang kecil ini. Kita menjadi pemodal dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. Arifin Ilham misalnya diceritakan memberikan modal bagi orang-orang kecil yang ingin berprofesi sebagai pedagang gorengan (kalau orang Serang menyebutnya cireng) yang biasa kita temukan dipinggir-pinggir jalan, yang biasa keliling dengan menjajakan cireng, pisang goreng, tempe goreng dan lain-lain. Pada waktu yang lain, misalnya saya pernah dimintai untuk memberikan pemodalan tetangga di kampung yang ingin berjualan sayuran yang hanya memerlukan pemodalan yang kurang dari satu juta rupiah. Itu hanya contoh kecil yang mungkin bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan. Cobalah kita perhatikan kembali lingkungan kita. Saya yakin akan ditemukan orang-orang yang ingin melakukan ini dan ingin melakukan itu (dengan dana yang tidak besar) tapi kesulitan dalam mencari sumber pendanaan. Mungkin saja ada yang ingin berprofesi sebagai tukang jahit pakaian tapi kesulitan mencari dana untuk membeli mesin jahit dan pemodalan untuk membeli bahan-bahan dasar untuk membuat pakaian. Ah kemungkinan-kemungkinan itu saya rasa kalau kita mau mecari sangat banyak ditemukan. Cobalah, maka Anda akan membuktikannya. Atau bisa saja Anda sendiri yang ingin melakukan usaha kecil tersebut :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pertama (membuat kemitraan) tadi itu bagi Anda yang berani mengambil resiko rugi. Misalnya Anda takut rugi, oleh karena itu Anda hanya ingin menabungkan uang yang Anda miliki. Anda bisa menginvestasikan uang Anda dengan cara membeli emas atau membeli sawah. Percayalah, dengan menginvestasikan uang Anda pada tanah atau emas itu akan membuat ekonomi lebih berkah. Uang Anda akan terus berputar di masyarakat. Akan digunakan oleh si pemilik tanah atau si pedagang emas untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kemudian mungkin akan digunakan si pemilik tanah atau si pedagang emas untuk membeli sayuran atau beras yang melibatkan orang yang anda dimodali oleh saudara-saudara Anda yang lain kemudian pedagang beras atau sayuran ingin membeli pakaian dari si pedagang pakaian. Dan seterusnya uang dari Anda terus berputar di masyarakat. Di sini Anda mendapatkan emas atau sawah yang senilai dengan uang Anda (bahkan mungkin lebih dari nilai uang yang anda keluarkan - karena mengalami kenaikan harga misalnya) di sisi lain membantu saudara-saudara Anda yang lain (karena uang terus berputar), bandingkan bila uang tersebut di simpan di Bank : uang tersebut hanya akan dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha kelas kakap atau bahkan hanya mengendap di Bank). Ketika kita melakukan investasi pada sektor-sektor real kita otomatis juga bergerak pada sistem ekonomi real (bukan hanya kepercayaan terhadap angka-angka yang belum tentu ada nilai realnya). Kita memiliki sesuatu (dalam contoh : emas dan sawah) karena memang sesuatu itu bernilai bukan karena di anggap bahwa sesuatu (uang) itu bernilai. Pada akhirnya uang yang kita belanjakan membawa keberkahan bagi yang lain. Gerakan ekonomi real juga salah satu yang sangat bisa mengancan kapitalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua cara yang disebutkan di atas adalah cara yang bisa kita lakukan sebagai individu-individu terpisah. Cara tersebut walaupun bisa mengancam kapitalisme tetapi memerlukan waktu yang lama untuk meruntuhkannya. Dan sebagai individu kadang kita sangat mengalami ketakutan-ketakutan dalam mengambil langkah-langkah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari terminologi pengembangan Software, ada satu cara untuk meruntuhkan kapitalisme ini yaitu dengan membentuk komunitas. Teknologi yang mencerminkan watak kapitalis sejati yang diwakili oleh .NET menjadi tidak berdaya ketika berhadapan dengan teknologi yang di dukung oleh komunitas (Java, PHP dan lain-lain). Keunggulan-keunggulan yang ditawarkan teknologi .NET tidak membuat komunitas Java berpaling ke arah teknologi ini, begitu juga (mungkin) komunitas PHP ataupun komunitas-komunitas lainnya. Justru komunitas-komunitas ini terus berkreatifitas dan  terus melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan mutu kualitas produk komunitasnya. Sebagai hasilnya komunitas Java melahirkan struts, hibernate, spring, JSF, dan produk-produk lainnya yang mutunya sangat hebat bahkan boleh dibilang istimewa (tidak kalah dengan .NET)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk melawan para pemilik modal (vendor) yang rakus ini kita memerlukan komunitas-komunitas ekonomi yang mandiri. Komunitas-komunitas ekonomi yang memiliki komitmen untuk mensejahterakan seluruh anggota komunitasnya dan mencoba terus berjuang melawan kerakusan dan keserakahan para pemilik modal yang menjadi tuan-tuan dalam ranah kapitalisme. Dan satu-satunya sistem ekonomi yang memiliki kekuatan komunitas ini adalah KOPERASI. Mohammad Hatta salah satu proklamir kemerdekaan bangsa dan negara ini telah mengajari kita bagaimana caranya. Kita sebaiknya menggali kembali pemikiran Bapak Guru bangsa ini sambil melakukan penyempurnaan yang masih dirasa kurang. Satu-satunya sistem ekonomi dari, oleh dan untuk komunitas adalah koperasi. Produk-produk koperasi bisa terus dikembangkan. Bahkan segala kelebihan sistem perbankan pun bisa kita adopsi pada koperasi ini yang tentu saja koperasi akan memihak kesejaheraan anggoata-anggotanya bukan para pemilik modal yang rakus dan korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekuat apapun peruasahaan besar (saya menganalogikan vendor dalam dunia software) tidak akan berpengaruh banyak terhadap komunitas-komunitas (anggota koperasi) jika masing-masing diri tetap berkomitmen terhadap komunitasnya, seperti kehebatan .NET tidak mempu memalingkan komunitas Java yang semakin hari semakin terasa kekuatannya. Sampai-sampai Om Bill Gates pun kelimpungan bagaimana cara membendung kekuatan komunitas ini. Satu-satunya kekuatan yang mampu menggulingkan tahta kekuasaan kapitalisme dari kerajaan sistem ekonomi adalah komunitas koperasi. Akhirnyai saya ingin menutup tulisan ini dengan kalimat yang sama ketika saya membukanya. KEKUATAN ITU ADALAH KOMUNITAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29-04-2006&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content>
		<author>
			<name>AIR</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">ARIFULLAH IBN RUSYD - AIR</title>
			<subtitle type="html">seperti air, semoga jernih mengalir</subtitle>
			<link rel="self" href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344</id>
			<updated>2008-11-18T07:02:24+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">rehab</title>
		<link href="http://kanivari.blogspot.com/2008/11/rehab.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-13790911.post-6688474576231698093</id>
		<updated>2008-11-12T20:00:56+00:00</updated>
		<content type="html">dalam rangka menyambut 14 nov 08

Baby, baby
When we first met
I never felt something so strong
You were like my lover
And my best friend
All wrapped into one
With a ribbon on it
And all of a sudden
When you left
I didn't know how to follow
It's like a shot
That spun me around
And now my heart left
I feel so empty and hollow

And I'll never give myself to another
The way I gave it to you
Don't</content>
		<author>
			<name>kanivari</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://kanivari.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">kanivari the journal</title>
			<link rel="self" href="http://kanivari.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-13790911</id>
			<updated>2008-11-13T14:01:18+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">101901</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/12/review-sony-walkman-nw-s703f/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=248</id>
		<updated>2008-11-12T04:09:14+00:00</updated>
		<content type="html">Sudah sekitar 2 tahun saya memakain MP3 player keluaran Sony ini. Sampai sekarang tidak ada bagian yang rusak, bahkan kualitas suara sama seperti pertama kali beli. Ada beberapa hal yang menarik dari MP3 player ini.
Noise Canceling
Coba Anda cari di iPod, apakah ada fitur noise canceling? Saya yakin tidak ada. Sony memang inovatif! Sebelum membeli Walkman [...]</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Sharing Koneksi Speedy via Wireless LAN</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/sharing-koneksi-speedy-via-wireless-lan.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-9199948485295836989</id>
		<updated>2008-11-11T12:19:32+00:00</updated>
		<content type="html">Awal bulan ini kebetulan saya mendapat kesempatan untuk melakukan instalasi &lt;em&gt;Wireless &lt;/em&gt;LAN di rumah. Datangnya kesempatan ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan untuk menyediakan koneksi Internet secara praktis kepada calon penyewa kamar kos, yang berjumlah empat orang, ditambah untuk saya sendiri dan adik. Kebetulan, sebelumnya saya belum pernah melakukan konfigurasi WLAN sendiri. Jadi tak salah rasanya kalau saya menyebut ini sebagai suatu kesempatan belajar karena tuntutan :D Saya merasa perlu mencatatkan pengalaman itu untuk bekal saya sendiri nantinya, dan semoga bisa berguna juga bagi para pemula lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan koneksi jatuh kepada Speedy karena berdasarkan pengalaman saya menggunakan Speedy di daerah Depok dahulu, kecepatannya dan ketersediaan jaringannya cukup memuaskan. Ada satu alternatif lagi sebenarnya, yakni Broom dari &lt;a href=&quot;http://www.indosatm2.com/&quot;&gt;Indosat M2&lt;/a&gt;, seperti yang dipakai si doi. Tetapi ternyata setelah dicoba, ternyata kecepatannya lebih rendah daripada Speedy, yang mengakibatkan proses&lt;em&gt; browsing&lt;/em&gt; menjadi kurang nyaman. Ditambah lagi dengan harga modem yang mahal, bisa mencapai satu juta rupiah. Tetapi mungkin kelebihannya yakni bisa melakukan koneksi dari mana saja selama ada sinyal Indosat, karena menggunakan modem USB &lt;em&gt;portable&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sesuai perjanjian, petugas dari Plasa Telkom datang, dengan membawa modem ADSL dan melakukan pengaktifan koneksi Speedy. Modem yang ditawarkan adalah modem yang mendapat subsidi dari PT Telkom, yakni TP-LINK tipe TD-8816. Saya hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 50 ribu rupiah untuk pembelian modem tersebut, tanpa dikenakan biaya aktivasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencoba koneksi selama satu hari, saya memutuskan untuk mulai memasang &lt;em&gt;Wireless &lt;/em&gt;LAN. Ternyata yang saya perlukan hanya membeli satu buah &lt;em&gt;wireless router &lt;/em&gt;lagi. Dengan pertimbangan harga yang ekonomis dan kompatibilitas, saya memilih untuk membeli &lt;em&gt;wireless router &lt;/em&gt;TP-LINK tipe TL-WR642G. Untuk alasan kepraktisan, saya membelinya melalui toko komputer &lt;em&gt;online &lt;/em&gt;&lt;a href=&quot;http://uc98.com/&quot;&gt;UC98.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca beberapa sumber di Internet, ternyata konfigurasi hanya perlu dilakukan pada &lt;em&gt;wireless router&lt;/em&gt;. Modem dikonfigurasi dengan menggunakan jenis &quot;Encapsulation&quot; 'PPPoA/PPPoE - LLC', dengan nilai VPI = '0', VCI = '35', QoS = 'UBR', dan memasukkan &lt;em&gt;username &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;password account&lt;/em&gt; Speedy kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkKr-OWz3I/AAAAAAAAAOQ/L485lMoEm9M/s800-h/Setting+Modem+ADSL.png&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5267250357972131138&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISyH6XUI/AAAAAAAAAOI/_0OBSFjCmI4/s400/Setting+Modem+ADSL.png&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Modem ADSL dan &lt;em&gt;wireless router &lt;/em&gt;kita hubungkan dengan sebuah kabel Ethernet, dalam kasus ini bisa digunakan kabel &lt;em&gt;cross &lt;/em&gt;maupun &lt;em&gt;straight&lt;/em&gt; (saya sudah mencoba dua-duanya dan berhasil). Kabel LAN yang keluar dari modem kita hubungkan ke &lt;em&gt;port &lt;/em&gt;&quot;WAN&quot; di bagian belakang &lt;em&gt;router. &lt;/em&gt;Dan, bila kita melakukan instalasi &lt;em&gt;wireless router &lt;/em&gt;kita untuk pertama kali, dalam artian &lt;em&gt;wireless radio signal&lt;/em&gt;-nya belum kita aktifkan, maka kita perlu menghubungkan &lt;em&gt;router &lt;/em&gt;komputer kita melalui kabel LAN &lt;em&gt;straight&lt;/em&gt;. Hubungkan keduanya melalui &lt;em&gt;port &lt;/em&gt;LAN di komputer kita dan salah satu &lt;em&gt;port &lt;/em&gt;LAN di &lt;em&gt;router &lt;/em&gt;(ada empat pilihan &lt;em&gt;port &lt;/em&gt;di &lt;em&gt;router &lt;/em&gt;ini). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara &lt;em&gt;default&lt;/em&gt;, alamat IP untuk mengakses konfigurasi di modem ADSL dan &lt;em&gt;wireless router &lt;/em&gt;ini sama, yakni '192.168.1.1'. Jadi yang saya lakukan pertama kali adalah mengubah alamat IP konfigurasi&lt;em&gt; wireless router&lt;/em&gt; menjadi selain '192.168.1.1', dan mengubah&lt;em&gt; username&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;password&lt;/em&gt;-nya. Hal ini cukup membantu dari segi keamanan, agar pengguna lain tidak bisa dengan mudah mengakses &lt;em&gt;tools &lt;/em&gt;konfigurasi perangkat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISvIi-RI/AAAAAAAAANw/VdS7tPxzsMw/s800-h/LAN+setting.png&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5267250357169486098&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISvIi-RI/AAAAAAAAANw/VdS7tPxzsMw/s400/LAN+setting.png&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kita atur &quot;WAN Connection Type&quot;-nya dengan mode 'Dynamic IP'. Masukkan sembarang &lt;em&gt;hostname &lt;/em&gt;pilihan kita, dan isi &lt;em&gt;default gateway &lt;/em&gt;dengan alamat IP modem ADSL tadi (dalam hal ini '192.168.1.1'). Kita juga dapat memasukkan DNS Speedy dan mengaktifkan pilihan &quot;Use These DNS Servers&quot;, tapi hal ini sifatnya &lt;em&gt;optional&lt;/em&gt;. Jangan lupa untuk menyimpan perubahan konfigurasi yang kita lakukan dengan menekan tombol 'Save'. Setelah itu &lt;em&gt;router &lt;/em&gt;akan melakukan &lt;em&gt;restart&lt;/em&gt;, dan mulai melakukan koneksi dengan modem ADSL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkIS19XT7I/AAAAAAAAAOA/6nW2x9KO7eA/s800-h/WAN+setting.png&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5267250359001632690&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkIS19XT7I/AAAAAAAAAOA/6nW2x9KO7eA/s400/WAN+setting.png&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Untuk mengaktifkan layanan &lt;em&gt;wi-fi&lt;/em&gt;-nya, kita perlu mendefinisikan sebuah &quot;SSID&quot;. Pilihan &quot;channel&quot; adalah pilihan frekuensi di mana sinyal radio kita akan dipancarkan. Mayoritas nilai &lt;em&gt;default &lt;/em&gt;adalah '6'. Menurut referensi, pilihan yang bagus untuk kita gunakan adalah '1', '6', atau '11'. Tinggal kita pilih mana yang tidak mengganggu dan tidak terganggu sinyal radio lain yang dipancarkan oleh perangkat&lt;em&gt; wireless radio &lt;/em&gt;lain di rumah kita (misalnya&lt;em&gt; cordless telephone&lt;/em&gt;). Di bagian ini kita juga mengaktifkan pemancaran sinyal radio &lt;em&gt;oleh router&lt;/em&gt; kita, yakni dengan mengaktifkan pilihan &quot;Enable Wireless Radio Router&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindarkan penggunaan akses Internet oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, kita perlu menyiapkan beberapa&lt;em&gt; &lt;/em&gt;lapisan keamanan. Salah satu cara yang paling sederhana adalah dengan mengaktifkan &quot;Enable Wireless Security&quot; tipe 'WEP'. Kita tentukan sendiri &quot;WEP Key&quot; yang harus dimasukkan oleh pengguna ketika mereka akan melakukan koneksi &lt;em&gt;melalui router&lt;/em&gt; kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISqmx8PI/AAAAAAAAAN4/64Ftqm1b_gE/s800-h/Wireless+setting.png&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5267250355954118898&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISqmx8PI/AAAAAAAAAN4/64Ftqm1b_gE/s400/Wireless+setting.png&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Selain menggunakan &quot;WEP Key&quot;, kita juga dapat menambahkan lapisan keamanan dengan mendaftarkan &quot;MAC Address&quot; dari perangkat-perangkat yang berhak mengakses jaringan kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISRrA6eI/AAAAAAAAANo/Tlp_cNq12OY/s800-h/MAC+filtering.png&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5267250349260990946&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_zf-c1tNeW3U/SRkISRrA6eI/AAAAAAAAANo/Tlp_cNq12OY/s400/MAC+filtering.png&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya siap, dan&lt;em&gt; router&lt;/em&gt; sudah aktif dengan konfigurasi terbaru, maka kita dapat menikmati kemudahan mengakses Internet melalui jaringan Wi-fi di rumah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Belajar di keheningan malam</title>
		<link href="http://aldhino.blogspot.com/2008/11/belajar-di-keheningan-malam.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983.post-1519156598869574233</id>
		<updated>2008-11-11T12:05:14+00:00</updated>
		<content type="html">&quot;Fiuhh...jam setengah 12 malam..&quot;, gumamku dalam hati setelah melihat jam di &lt;span&gt;laptop&lt;/span&gt;. Apa sih yang sedang kulakukan hingga larut malam begini? Coba kuingat dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sore tadi termasuk sore di mana aku merasa mengantuk. Pulang kantor jam empat, baru sampai di rumah ketika jarum jam hampir menunjuk ke angka lima. Hohh..lama juga yahh...Padahal, biasanya, bisa dua jam! Lohh? Iya, sekarang kan aku telah pindah ke kediaman yang baru, lebih dekat dari kantor. Syukurlah...sesuatu hal yang patut disyukuri, satu dari sekian banyak nikmat yang telah diberikan oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah 'larut malam'. Sehabis maghrib aku sempat makan malam, sambil menikmati beberapa acara televisi. Setelah makan, niatnya mau membetulkan (baca: &lt;span&gt;install &lt;/span&gt;ulang OS-nya) komputer si doi, yang kebetulan sengaja dititipkan sementara ke rumahku. Eh..ternyata..ada komponen yang kurang. &quot;Hiks..&quot;, kabel &lt;span&gt;power &lt;/span&gt;untuk monitor tidak terbawa. Alhasil, niat untuk menyelesaikan proses instalasi malam ini gagal total. Yah, besok mesti cari kabel &lt;span&gt;power &lt;/span&gt;dulu di toko. Paling-paling ke Gajah Mada Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang isya, aku teringat pada koran Kompas hari ini yang belum sempat dibaca pagi tadi. Kuambil dari meja, kulihat halaman pertama. Aha, tidak ada topik yang 'penting' seperti kemarin-kemarin, seperti misalnya eksekusi terpidana mati kasus Bom Bali II atau krisis moneter global. Ya sudah. Aku pikir, lebih nikmat nih kalau korannya kubawa ke kamar, tentunya untuk dinikmati tulisannya di atas kasur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang sudah takdirku untuk tertidur tak lama setelah mulai membuka halaman koran sambil berbaring di kasur. Menit demi menit terlewati tanpa kusadari. Seingatku aku tidak bermimpi kok..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kriiing...kriingg..&quot;, alunan suara &lt;span&gt;ringtone &lt;/span&gt;HP CDMA-ku mendadak berbunyi. Mendadak? Ah, sepertinya kata 'mendadak' tidak perlu ditambahkan dalam kasus ini. Pasalnya, menurutku, secara umum kita tidak mengetahui kapan dan oleh siapa kita akan dihubungi oleh seseorang melalui HP kita, jadi kita memang cenderung tidak memiliki persiapan untuk hal itu.&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung terbangun. Secepat mungkin kuusahakan untuk meraih HP-ku. Kulihat sekilas nama dan nomor peneleponnya, ternyata si doi. &quot;Halo..assalamu'alaikum..&quot;, sapaku membuka prosesi penerimaan telepon. &quot;Wa'alaikumsalam..tidur ya?&quot;, sebuah tanggapan di seberang sana dengan suara yang tidak asing lagi, khas si doi. Ya ampun, aku ketiduran rupanya. Si doi dengan mudah menduganya, karena tidak banyak alasan lain yang menyebabkan aku tidak menghubungi dia sejak sore menjelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya mengobrol sebentar, beberapa menit. Itu karena aku 'cenderung' memberi kesan bahwa aku masih mengantuk. Tak lama kemudian, percakapan kami akhiri dengan saling mengucapkan salam kembali. Setelah itu, aku mencoba untuk melanjutkan tidurku, untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, tak lama aku terbangun, karena merasa tidak nyaman. Kulihat jam dinding, ternyata baru lewat sepuluh menit setelah aku menutup telepon tadi. Kulihat sekitar, coba kumpulkan tenaga, barulah aku beranjak dari tempat tidur. Sepi.. karena kita memang tinggal bertiga saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampa, aku butuh sesuatu. Kuambil air wudhu, lalu mulailah aku menghadap Sang Pencipta, shalat isya. Selesai berdoa, aku keliling sebentar di dalam rumah, melihat jam, lalu tiba-tiba merasa rindu pada si doi. Langsung kuambil HP-ku untuk menghubunginya, dan kami kembali berbincang-bincang beberapa menit. Setelah kututup pembicaraan, kulihat &lt;span&gt;duration counter&lt;/span&gt; di HP. Ah, ternyata hampir dapat bonus program &quot;1 jam 1000&quot; dari operatornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku mencoba mengisi waktu dengan menonton TV dan membaca koran yang tadi belum sempat terselesaikan, sambil menunggu adikku yang hingga saat itu belum juga pulang ke rumah. Aku sudah mencoba sms dia dua kali, tapi tidak ada tanggapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kubiarkan berlalu. Toh karena aku pun tak mampu menghentikannya. Hampir jam sembilan, aku mulai khawatir. Kutelepon adikku, diangkat. Ternyata smsku tidak sampai ke dia, jadi dia tidak merasa dipertanyakan dari tadi. &quot;Karaoke? Kenapa sampai malam begini dan tidak kasih kabar dulu...&quot;, begitu kurang lebih pertanyaanku -- lebih tepatnya 'keluhku' -- padanya. Hmm, nanti aku mesti menasihati dia. Eh, yang baku itu &quot;nasehat&quot; atau &quot;nasihat&quot; ya? Kok aku lupa sih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, tampaknya aku harus menunggu kepulangannya sampai jam sepuluh lewat. Kebetulan aku ingat kalau kemarin aku membeli beberapa buku di Gramedia bersama si doi. Ada satu yang ingin kubaca malam ini, yakni yang berjudul &quot;Google Adsense: Mudah Meraup Dolar di Internet&quot;, karangan Fajar YS. Zebua. Mengapa aku membeli buku ini? Karena aku punya niat untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan pokokku. Yah, harus kumulai dari sekarang, supaya tidak semakin terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukunya cukup menarik, tata bahasanya rapi dan berkelas. Ternyata, penulisnya adalah mahasiswa S2 Ilmu Komputer UGM. Pantaslah :) Oh ya, inilah yang kusebut 'belajar di keheningan malam', karena begitu sampai di bab yang membahas Google Adsense, aku tergerak untuk langsung mencobanya dengan &lt;span&gt;blog&lt;/span&gt;-ku. Kuaktifkan koneksi Internet, yang kebetulan menggunakan Telkom Speedy, yang kudistribusikan menggunakan jalur Wi-fi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, perlu kusampaikan, adalah suatu pengalaman yang memuaskan ketika aku alhamdulillah berhasil mengaktifkan &lt;span&gt;wireless router&lt;/span&gt;-nya sehingga bisa terhubung dengan modem ADSL-nya, dan ketika aku menemukan cara untuk membetulkan penerimaan sinyal Wi-fi di &lt;span&gt;laptop &lt;/span&gt;adikku, yakni dengan meng-&lt;span&gt;install &lt;/span&gt;ulang &lt;span&gt;driver &lt;span&gt;Wireless &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;LAN &lt;span&gt;Adapter&lt;/span&gt;-nya, sehingga kami berdua dapat mengakses Internet masing-masing secara bersamaan. Ada keinginan untuk membagi pengalaman yang kudapat itu melalui &lt;span&gt;blog &lt;/span&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumulai dengan membuat &lt;span&gt;blog&lt;/span&gt; di &lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/&quot;&gt;blogger.com&lt;/a&gt;. Blog baru? Sebenarnya kini aku sudah mempunyai &lt;span&gt;blog &lt;/span&gt;di &lt;a href=&quot;http://aldhino.wordpress.com/&quot;&gt;wordpress.com&lt;/a&gt;.Tapi kupikir, tak ada salahnya untuk membuat lagi suatu &lt;span&gt;blog &lt;/span&gt;baru dengan teknik pengisian yang mulai disempurnakan menurut imajinasiku sendiri. Pertimbangan yang lain, blogger.com cenderung menghasilkan &lt;span&gt;blog&lt;/span&gt; yang disukai oleh mesin pencari. Dan harapannya, akan memberi keuntungan lebih dalam hal pemasangan Google Adsense, karena berasal dari induk perusahaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini adalah isian pertamaku dalam &lt;span&gt;blog &lt;/span&gt;baru ini. Kuharap, tulisan ini dapat menjadi tonggak pemicu perkembangan diriku dan dunia baruku pada hari-hari mendatang. Sekarang, aku akan lanjutkan membaca buku, sambil mempraktikkan langsung di &lt;span&gt;blog&lt;/span&gt;-ku. Jadi, tulisan ini aku akhiri dulu sampai di sini :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>Aldhino Anggorosesar</name>
			<email>nindja@gmail.com</email>
			<uri>http://aldhino.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Blog-nya Aldhino</title>
			<subtitle type="html">Bekerja. Berbagi. Mengabdi.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://aldhino.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-2022640610777731983</id>
			<updated>2008-11-21T07:01:08+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Tes posting menggunakan BlogDesk</title>
		<link href="http://amir.karimuddin.com/tes-posting-menggunakan-blogdesk.html"/>
		<id>http://amir.karimuddin.com/tes-posting-menggunakan-blogdesk.html</id>
		<updated>2008-11-10T23:58:12+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;Biasanya saya posting dengan login langsung ke dalam halaman Admin saya. Kali ini, saya mencoba hal lain dengan memposting tulisan melalui &lt;a title=&quot;BlogDesk&quot; href=&quot;http://www.blogdesk.org&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;BlogDesk&lt;/a&gt;. BlogDesk adalah suatu Desktop Editor yang memudahkan kita menulis, mengedit, bahkan men-delete suatu post. Saat ini versi terbarunya adalah versi 2.8 yang sudah mendukung penuh Wordpress 2.6 ke atas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk menggunakan BlogDesk ini, cukup kita pastikan bahwa setting &lt;a title=&quot;XML RPC protocol&quot; href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/XML-RPC&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;XML-RPC protocol&lt;/a&gt; untuk Remote Publishing diperbolehkan. Silakan menuju halaman Settings &amp;gt; Writing, terutama jika Anda menggunakan Wordpress versi 2.6. Selain Wordpress, BlogDesk juga mendukung sejumlah CMS lain, seperti Drupal dan Movable Type.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;BlogDesk juga mendukung upload langsung untuk berbagai format image. Meskipun demikian, saya belum yakin jika BlogDesk mampu untuk menghandle embedding suatu script untuk video misalnya. Untuk itu berikut di bawah saya coba masukkan script dari YouTube, kita lihat bagaimana BlogDesk mengidentifikasi dan mengklarifikasi sript seperti ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ternyata bisa! Walau tidak tertampil di editor sini, ternyata video embedding-nya tertampil sempurna di blog! Overall, produk ini cukup menyenangkan untuk digunakan dan sepertinya saya akan mencoba untuk lebih sering menggunakan editor seperti ini.&lt;/p&gt;</content>
		<author>
			<name>Amir</name>
			<uri>http://amir.karimuddin.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Amir Karimuddin</title>
			<subtitle type="html">Personal and Technology Blog</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/AmirKarimuddin"/>
			<id>http://feeds.feedburner.com/AmirKarimuddin</id>
			<updated>2008-11-21T06:01:51+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Dan Tentang Menabung di Bank</title>
		<link href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/2008/11/dan-tentang-menabung-di-bank.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344.post-7451805306512270451</id>
		<updated>2008-11-10T22:08:00+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;h1&gt;&lt;span&gt;Dan Tentang Menabung di Bank&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1&gt;&lt;span&gt;Dan Tentang Menabung di Bank&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;h1 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span&gt;Dan Tentang Menabung di Bank&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;h1 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span&gt;Dan Tentang Menabung di Bank&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&quot; Bagi saya menabung di Bank sama saja dengan melestarikan penindasan dan  turut  serta dalam melakukan penindasan &quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Kalimat itu pernah terucap ketika saya berdiskusi dengan beberapa teman di kantor. Spontan saja kalimat tersebut mengundang temen-temen seruangan untuk menanggapi. Pada kesempatan yang lain saya juga pernah melontarkan kalimat yang sama di depan kang Uqon dan Nuning. Sampe Nuning kemarin memberikan testi bahwa saya 'anti bank'. Hehe..di sini terjadi kesalahpahaman. Saya tidak mempermasalahkan Bank, yang saya permasalahkan adalah MENABUNG DI BANK. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Kenapa &lt;span&gt;MENABUNG DI BANK sama saja dengan melestarikan penindasan dan turut serta dalam melakukan penindasan? suatu pertanyaan yang sama yang diberikan oleh temen-temen seruangan ketika saya pertama kali melontarkan pernyataan diatas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Kalimat pembuka dalam tanda petik di awal tulisan ini adalah sebuah kesimpulan setelah melalui sedikit 'renungan'. Renungan yang mungkin dangkal. Tapi sedangkal apapun renungan itu semoga bisa memberikan sudut pandang yang berbeda terhadap temen-temen dalam 'menginvestasikan' harta atau tepatnya uang di Bank. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt; beberapa alasan kenapa &lt;span&gt;menabung di Bank sama saja dengan melestarikan penindasan dan turut serta dalam melakukan penindasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Pertama sebagaimana kita ketahui, bahwa sistem ekonomi yang berkuasa saat ini adalah sistem ekonomi kapitalis. Dalam banyak hal, seperti yang pernah ditulis oleh banyak ahli bahkan adik kita (Tigor) pernah membahas bahwa KAPITALISME adalah bentuk ekploitasi (penjajahan) baru terhadap rasa dan nilai kemanusiaan. Di bawah kapitalisme manusia ditempatkan di bawah modal. Pada tahun 90-an Cak Nun pernah menulis bahwa nilai kemanusiaan tidak lebih dari 300 perak. Anda akan diturunkan dari angkutan kota ketika Anda tidak mampu membayar uang 300 perak  tersebut (tahun 90-an lho). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Kebanyakan teori-teori yang menentang kapitalisme selelu mengaitkan dengan tema keadilan&lt;span&gt; dan penguasaan sumber daya yang tak berimbang antara pemilik modal &lt;span&gt;dan pemilik sumber daya (alam &lt;span&gt;dan manusia) dimana pemilik modal selalu dalam posisi yang diuntungkan. Memang banyak sekali pengkritik yang mengatakan bahwa lembaga-lembaga keuangan tingkat dunia (seperti IMF dan World Bank &lt;span&gt;) menjadi penyebab utama rontoknya kemandirian dan kehidupan perekonmian negara-negara berkembang. lembaga-lembaga tersebut telah menjerat negara-negara berkembang dengan utangnya yang tak mungkin terbayar. Tapi jarang sekali dari para ahli tersebut yang menyerang lembaga PERBANKAN sebagai JANTUNG DARI KAPITALISME. Padahal kapitalisme tidak bisa hidup tanpa lembaga&lt;span&gt; Bank. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt;Menabung di Bank dalam pandangan saya akan menyebabkan orang kaya menjadi semakin kaya dan orang miskin akan semakin miskin. Selain itu akan meneybabkan matinya perekonomian pada tingkat skala mikro. Lho kok bisa? Pikirkanlah baik-baik. Ketika Anda menabung di Bank, jumlah uang dari seluruh lapisan rakyat diserap sehingga uang hanya terkonsentrasi pada lembaga-lembaga perbankan (Saya yakin seratus persen &lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;bahwa uang yang beredar di masyarakat pasti lebih kecil dibandingkan uang yang beredar antara Bank), dan ketika uang ini sudah terkumpul, kebijakan Bank selalu berpihak pada para pemodal, jarang berpihak pada orang kecil. Hanya orang-orang besar dan kaya saja yang mampu memanfaatkan modal yang sangat berlimpah di Bank ini. Dengan modal yang berlimpah dari&lt;span&gt; Bank ini para pemodal kelas kakap melaksananakan ekspansi bisnisnya, memperluas kekuasaan (finansial dan politiknya) dan turut serta menentukan kebijakan-kebijakan negara. Sedangkan orang-orang miskin semakin dieksploitasi untuk memenuhi tujuan-tujuan jangka pendek atau jangka panjang dari pemilik modal ini. Sementara orang-orang yang kelebihan 'sumber keuangan' menjadi tidak kreatif karena hanya mencari posisi aman (menabung). Sumber daya (keuangan) yang sangat besar ini pada akhirnya hanya dimanfaatkan oleh sedikit danhanya sedikit korporasi. Dengan mengumpulnya uang pada lembaga perbankan ini juga menyebabkan kehidupan ekonomi menjadi sakit. Karena arus kas yang beredar di masyarakat lebih kecil. Bagi yang mafhum ekonomi, semakin banyak kas yang beredar di masyarakat semakin sehat ekonomi masyarakat itu.Di sisi lain, untuk orang-orang miskin, Bank menerapkan standar yang menyulitkan orang-orang miskin untuk mengakses sumber daya keuangan ini. Bank Perkreditan Rakyat (yang sering disebut sebagai Bank keliling) misalnya dalam pandangan saya bukannya menolong orang miskin malah makin menjerumuskan ke dalam kemiskinan yang lebih dalam. Bank ini memberikan pinjaman dalam jumlah kecil (setau saya dimulai dari skala 10.000 - itu dulu, sekarang berapa ya?) dan diharuskan mengembalikan selang sehari kemudian dengan cara mencicil yang apabila dikalkulasikan bunganya lebih dari 20% dalam tempo sebulan. Bener-bener gila.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Kaum muslim dengan konsepsi ribanya sangat sulit sekali ditarik untuk turut serta dalam sistem keuangan yang menjerat ini. Oleh karena itu, orang kafir mencari segala cara agar kantong-kantong yang belum dikuasai dari sumber keuangan muslim dapat dikuasai. Maka diciptakanlah suatu labelisasi terhadap produk yang menindas ini (Bank) dengan term-term kata yang sangat familiar di mata mereka. Maka dilakukanlah perkawinan haram (orang Serang menyebutnya 'kawin jaddah') antara doktrin-doktrin yang diberi label Islam dengan anak emas kapitalisme yang kemudian melahirkan “Bank Syari'ah” yang disebut sebagai Bank Islam. Labelisasi ini telah mampu menarik sebagian muslim yang tadinya enggan menginvestasikan (menabungkan) uangnya pada lembaga perbankan menjadi berbondong-bondong untuk menabungkan uangnya di Bank yang seringkali disebut lembaga 'keuangan islami' ini. Pasar modal syari'ah pun diciptakan. Future Trading Syari'ah pun diciptakan. Segala yang awalnya nampak haram dimata masyarakan Islam dihalalkan dengan sebuah labelisasi &quot;Syari'ah&quot; pada lembaga-lembaga tersebut. Jangan-jangan kalau diteruskan akan lahir sebuah Perjudian Syari'ah (hehehe...ini hanya anekdot :P). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span class=&quot;apple-style-span&quot;&gt;&lt;span&gt;Sudah ah...segini dulu...waktu istirahat sudah habis :), Kang Uqon mungkin bisa menambahkan dengan isi diskusi kita yang terakhir, bagaimana caranya supaya kita terlepas dari jerat-jerat&lt;span&gt; Bank (bagaimana kita mengelola pemodalan sendiri dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah). Dan hal-hal lain yang masih kita setujui tentang pentingnya &lt;span&gt;Bank, tanpa produk tabungan itu :) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt;27-04-2006&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;a href=&quot;javascript:void(0)&quot; id=&quot;publishButton&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;javascript:void(0)&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content>
		<author>
			<name>AIR</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">ARIFULLAH IBN RUSYD - AIR</title>
			<subtitle type="html">seperti air, semoga jernih mengalir</subtitle>
			<link rel="self" href="http://arifullah-ibn-rusyd.blogspot.com/feeds/posts/default"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-4236017286397591344</id>
			<updated>2008-11-18T07:02:24+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">Rakhmad Azhari</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/StandOnTheShouldersOfGiants/~3/448112109/"/>
		<id>http://mamatoshi.wordpress.com/2008/11/10/links-for-2008-11-09/</id>
		<updated>2008-11-10T07:00:31+00:00</updated>
		<content type="html">60 Beautiful Examples Of Night Photography &amp;#124; Inspiration &amp;#124; Smashing Magazine
(tags: night lists photo beautiful)


Top 10 Best Cheat Sheets and Tutorials for Linux / UNIX Commands
(tags: linux command reference cheatsheet)


Posted in links&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;</content>
		<author>
			<name>Rakhmad Azhari</name>
			<uri>http://mamatoshi.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Stand on the shoulders of giants</title>
			<subtitle type="html">My Thoughts, Dreams, Ambition for being a better person.</subtitle>
			<link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants"/>
			<id>http://feeds.feedburner.com/StandOnTheShouldersOfGiants</id>
			<updated>2008-11-20T08:02:23+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">radenferdy</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/10/civic-sir-update-exhaust-system/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=243</id>
		<updated>2008-11-10T06:57:07+00:00</updated>
		<content type="html">Hari Sabtu tanggal 8 November 2008 yang lalu saya sudah mengalokasikan waktu untuk membereskan exhaust system saya yang sudah lama menjadi agenda parts yang akan diganti. Penggantian meliputi header, downpipe dan muffler telah dilaksanakan semua hari itu juga.
Setelah sempat menunggu untuk mendapatkan header konfigurasi 4-1 DC Sports ceramic coating, akhirnya minggu yang lalu rekan saya [...]</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">radenferdy</title>
		<link href="http://radenferdy.wordpress.com/2008/11/10/pemilu-ketua-umum-iatt-pusat/"/>
		<id>http://radenferdy.wordpress.com/?p=241</id>
		<updated>2008-11-10T05:01:37+00:00</updated>
		<content type="html">Start:
Nov 12, &amp;#8216;08 12:00a


End:
Nov 14, &amp;#8216;08



Pemilu Ketua Umum IATT Pusat Periode Tahun 2008 - 2011
&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;</content>
		<author>
			<name>Ferdy</name>
			<uri>http://radenferdy.wordpress.com</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Ferdy Ferdian</title>
			<subtitle type="html">Eat - Sleep - JDM</subtitle>
			<link rel="self" href="http://radenferdy.wordpress.com/feed/"/>
			<id>http://radenferdy.wordpress.com/feed/</id>
			<updated>2008-11-21T01:01:46+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry>
		<title type="html">Muslim pengusaha, bukan pengusaha muslim</title>
		<link href="http://adzan101.blogspot.com/2008/11/muslim-pengusaha-bukan-pengusaha-muslim.html"/>
		<id>tag:blogger.com,1999:blog-7482442802891694586.post-9114392439986698037</id>
		<updated>2008-11-09T04:01:38+00:00</updated>
		<content type="html">Sekedar sharing, mohon maaf tidak bermaksud memojokan pihak-pihak tertentu, riya, atau segala perilaku negatif yang lain..&lt;br /&gt;sekali lagi ini blog personal saya, untuk warisan anak cucu dan generasi muda di bawah saya nanti nya insya Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman bertanya kepada saya di Bandung ketika halal bihalal TDA kemarin. Ia bertanya mengapa jika saya berbicara dengan orang lain, saya jarang sekali berbicara tentang bisnis ataupun me-lobi tentang sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si penanya ini adalah sahabat saya sendiri, kebetulan beberapa bulan terakhir rajin mengikuti saya bersilaturahmi menyambangi beberapa kenalan-kenalan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri tidak bisa menjawab, saya hanya merasa bahwa itu adalah gaya saya. Karena &quot;pekerjaan&quot; saya bukanlah pengusaha, &quot;pekerjaan&quot; saya adalah sebagai seorang muslim. Adapun status pengusaha saya sekarang adalah inisiatif saya, supaya &quot;pekerjaan&quot; saya sebagai seorang muslim berjalan optimal, dan makin mendekati tujuan yakni ridha Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, menjalin ikatan persaudaraan jauh lebih nikmat dibanding obrolan2 atau lobi2 bisnis. Di halal bihalal kemarin, saya jauh merasa lebih dekat dengan beberapa orang, antara lain Pak Ipung, Pak Sigit, Pak Ananto, Pak Agustav dan lain-lain. Dan bagi saya itu jauh lebih nikmat dibanding mendapat proyek bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu darimana datangnya rejeki kita? tenang aja, &quot;saya yakin rejeki saya tidak akan bisa dikurangi, karena itu diri saya tenang&quot; begitu kata Hasan Al-Basri (status andalan nya kang Putra di YM hehehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi serius, saya bukan termasuk orang yg njlimet mikirin uang, mikirin &quot;dapet apa&quot; dsb..&lt;br /&gt;ah.. serius deh, ga ada yg bisa gantiin nikmatnya dapat saudara baru..&lt;br /&gt;dapat &quot;orangtua&quot; baru..&lt;br /&gt;dapat guru baru..&lt;br /&gt;Lagian, bukankah &quot;mempunyai teman&quot; lebih berharga dari &quot;memiliki omzet besar&quot;? Coba deh baca buku2 Anthony Robins sama Zig Ziglar hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi prinsip pertama saya sebagai Muslim pengusaha, &quot;Mengutamakan silaturahmi/persaudaraan dibanding keuntungan&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat teman saya itu mengiyakan. kemudian mengatakan bahwa dia sangat tidak ingin kehilangan teman. Apapun yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya bilang, jangan pernah fokus untuk kehilangan atau mendapatkan teman. Tapi fokuslah untuk berbuat yang benar. Tanpa Kompromi. Walau tindakan kita mungkin akan menyebabkan kita kehilangan teman2 kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, beberapa saat yang lalu saya berhasil melakukan efisiensi dana setup pabrik sebesar 50jt. Saya bisa saja bilang ke investor bahwa tidak terjadi perubahan harga. Tapi saya tau itu TIDAK BENAR. saya lebih memilih tindakan BENAR, apapun risikonya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh kedua, bisa baca disini http://adzan101.blogspot.com/2008/09/tidak-akan-meninggalkan-jalan-ini.html&lt;br /&gt;saya hanyalah memilih jalan yang menurut saya benar, apapun risiko nya (kehilangan partner bisnis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh ketiga, adalah ketika saya membutuhkan jasa perantara untuk sebuah bisnis. Dari akad awal pun sudah tercetus kesepakatan harga dengan sang perantara. Ia pun menemukan saya dengan suplier yang bersangkutan. Saat ini saya punya power yang cukup untuk &quot;memotong jalur&quot;. Tapi hal itu tidak akan pernah saya lakukan, karena itu TIDAK BENAR. Sedikit ilustrasi, jika saya bisa &quot;memotong jalur&quot; akan menghemat hingga 9 digit rupiah per bulan. Mungkin hanya sedikit orang yang bisa bertahan di posisi saya untuk tetap berbuat yang benar (hehehe narsis bgt ya).&lt;br /&gt;sekali lagi, saya hanya fokus berbuat benar, walau risiko nya ditinggalin tim saya yang tidak setuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh keempat, yang simple2 aja, saya orangnya tepat waktu. 3 hari berturut2 janjian sama orang, 3 hari berturut2 juga saya menghadapi orang yang jam karet (dasar melayu ya). Hari pertama janjian di Mcdonald cibubur (hahahaha dijadiin contoh deh, sori om). saya janjian jam 12 siang, dan ternyata jam 11 saya sudah tiba di Mcdonald. Sekitar jam 12.30 orang yang saya tunggu baru datang. Padahal orang tsb lah yang menentukan waktu pertemuan, bukan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di hari kedua, saya berjumpa salah satu direktur perusahaan swasta. Ditetapkan jam 10 pagi. Seperti biasa, jam 9 pagi saya sudah tiba, dan seperti biasa orang ybs ngaret, baru dtg jam 10.30 hehehe dan lagi2 ybs lah yg menetapkan waktu pertemuan, bukan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di hari ketiga, janjian jam 13.00 di mall artha gading. Seperti biasa, jam 12.00 kita sudah tiba di tempat, seperti biasa lagi ybs dtg jam 13.30. dan lagi2, ybs lah yg menetapkan waktu pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah fokus berbuat benar (tepat waktu) apapun risiko nya (nungguin orang ngaret)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keputusan saya diatas bukan tidak mungkin membuat anggota tim saya tidak suka, tapi saya selalu berprinsip untuk fokus berbuat benar, karena saya tidak suka di zalimi, maka saya pun sangat menjaga diri untuk berbuat zalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lucunya lagi, emang udah hukum alam (sunnatullah) klo orang2 yang berusaha berbuat benar itu hanya berkumpul dengan orang2 yg sejenis. Makanya ga perlu takut kehilangan teman hanya karena kita berbuat benar, tenang, anda tidak sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pelajaran kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut?&lt;br /&gt;selanjutnya, bahwa muslim itu dianjurkan untuk produktif, bukan berangan-angan. Saya sendiri orang yang mengutamakan proses, bukan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pernah bilang ke tim saya, &quot;seandainya perusahaan kita perang, dan kita kalah. Padahal tubuh kita sudah berdarah-darah, tulang-tulang pun patah, sayatan pedang dimana. Kita tidak perlu bersedih dan berkecil hati. Karena kita sesungguhnya sudah menang, karena kita sudah berusaha, dan memberikan yang terbaik. Justru yang harusnya berkecil hati adalah orang-orang yang kalah perang, sementara mereka belum bertanding dan memberikan segala-galanya&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pernah juga bilang ke istri, bahwa tugas suami adalah bertugas MENCARI/MENJEMPUT nafkah, bukan MENDAPATKAN nafkah. Mengerti bedanya? Karena kalo orang MENCARI/MENJEMPUT menekankan proses, masalah hasil, itu urusan Allah. Klo kita bekerja untuk MENDAPATKAN nafkah, maka itu pernyataan sifat sombong kita kepada Yang Maha Memberi Rizki..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah yang saya lakukan dengan bisnis saya sekarang dan yang akan saya jalankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bisnis isp dan konsultan IT, karena ingin membantu orang yang membutuhkan bantuan internet dan IT dengan harga yang lebih murah dan orang-orang yang amanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bisnis energy karena concern saya untuk energy yang murah dan ramah lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bisnis agro adalah untuk memastikan bangsa kita ga akan kekurangan bahan pangan, dan lain2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya suka &quot;berkarya&quot; disini..&lt;br /&gt;dan akan terus &quot;berkarya&quot; tanpa memikirkan hasil&lt;br /&gt;karena hasil hanyalah akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inget, Islam itu mengajarkan kita untuk produktif, untuk terus berkarya. Bukan kebanyakan rencana dan angan-angan. Karena rencana2 tidak akan bisa merubah dunia, tapi karya2 kita, amal2 kita, tindakan2 kita yang akan merubah diri kita dan dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku, Anak-anak ku, adik-adik ku, semoga tulisan ini berguna buat kalian. bahwa&lt;br /&gt;1. Silaturahmi itu jauh lebih berharga daripada keuntungan&lt;br /&gt;2. Fokuslah untuk berbuat benar, ga usah pikirin konsekuensinya. Pilih juga cara2 yang baik..&lt;br /&gt;3. Fokuslah untuk terus berkarya, bukan untuk berencana dan bermimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kita adalah Muslim Pengusaha&lt;br /&gt;bukan Pengusaha Muslim! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;smoga berguna,&lt;br /&gt;www.adzanwahyu.com</content>
		<author>
			<name>Adzan W. Jatmiko</name>
			<email>noreply@blogger.com</email>
			<uri>http://adzan101.blogspot.com/search/label/business</uri>
		</author>
		<source>
			<title type="html">Retire Young Retire Rich, Pengusaha Muda dengan Idealisme</title>
			<subtitle type="html">Blog ini didedikasikan untuk anak-anak muda di Indonesia. Agar merubah cara pandang dari &quot;mencari lowongan pekerjaan&quot; menjadi &quot;membuka lowongan pekerjaan&quot;. Ditunggu kontribusi anda, pengusaha muda indonesia!</subtitle>
			<link rel="self" href="http://adzan101.blogspot.com/feeds/posts/default/-/business"/>
			<id>tag:blogger.com,1999:blog-7482442802891694586</id>
			<updated>2008-11-20T16:01:06+00:00</updated>
		</source>
	</entry>

	<entry xml:lang="en">
		<title type="html">It’s been a hell of a ride</title>
		<link href="http://feeds.feedburner.com/~r/rajasa/~3/445722628/"/>
		<id>http://rajasa.com/blog/?p=364</id>
		<updated>2008-11-07T18:02:14+00:00</updated>
		<content type="html">&lt;p&gt;4 years have been a hell of a ride, thx for everything. Wouldn&amp;#8217;t do it any other way around. Good bye and have a good life pursuing your dreams, as I would pur